Rabu, 29 April 2026

Malang Raya

Temuan Benda Mencurigakan, Kota Malang Sengaja Diteror?

Tim Jihandak mengurai benda menyerupai bom itu. Tim juga akan meneliti kandungan di dalam benda itu.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: musahadah
surya/hayu yudha prabowo
DIDUGA BOM - Tim Jihandak Brimob memeriksa benda mencurigakan diduga bom di depan gerbang masuk kantor Yayasan Karmel di Jalan Songgoriti , Kota Malang, Rabu (20/4/2016). Benda berkomposisi isolasi berwarna putih, baterai, kabel, dan sakelar serta cairan ini akhirnya diledakan. 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU  - Polisi belum bisa menyimpulkan apakah temuan benda menyerupai bom di depan Kantor Yayasan Karmel di Jalan Songgoriti No 28 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang itu sebagai bentuk teror.

" Itu belum bisa kami sampaikan, kami masih akan menyelidikinya," ujar Kepala Bagian Operasional Polres Malang Kota Kompol Dodot Dwianto kepada sejumlah wartawan termasuk suryamalang.com, Rabu (20/4/2016).

Penyelidikan dilakukan dengan memadukan hasil penyelidikan dari tim penjinak bahan peledak (Jihandak) Brimob Polda Jatim Detasemen B Pelopor serta Satuan Reserse dan Kriminal Polres Malang Kota.

Tim Jihandak mengurai benda menyerupai bom itu. Tim juga akan meneliti kandungan di dalam benda itu.

Sedangkan petugas dari Satreskrim akan memeriksa sekitar lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Sayangnya, di sekitar lokasi temuan benda, tidak ada kamera CCTV yang bisa melihat area depan gerbang Kantor Yayasan Karmel.

"Tidak ada CCTV, tetapi kami akan meminta keterangan dari beberapa orang dan memeriksa lokasi sekitar," lanjutnya.

Penyelidikan itu nantinya akan menyimpulkan apakah adanya upaya teror dalam kasus itu.

Sedangkan Kepala Detasemen B Pelopor Brimob Polda Jatim AKBP Sunadi mengatakan jika benda itu bukan bom.

" Itu 'false', atau benda menyerupai bom," ujarnya.

Sebuah benda disebut bom jika memiliki unsur antara lain energi (power), pemicu ledakan (inisiator explosive), juga tombol (switch).

Sementara di benda yang ditemukan di Jalan Songgoriti, terdiri dari energi dan tombol. Energi ditemukan dari baterai, dan tombol dari saklar berwarna putih.

"Jadi rangkaian tidak sempurna. Tetapi apakah itu ada kesengajaan atau tidak, bukan ranah saya untuk memberikan keterangan," tegasnya saat dihubungi suryamalang.com.

Sementara itu, beberapa orang di Kantor Yayasan Karmel merasa selama ini tidak pernah ada persoalan. Setiap hari, kegiatan di kantor itu berjalan secara normal.

"Juga tidak pernah ada surat kaleng, telepon gelap, atau pun lainnya," ujar Yosef Priyono.

Temuan benda menyerupai bom itu akhirnya ditonton banyak orang. Warga sekitar merubung, bahkan ketika petugas meledakkan benda tersebut. Mereka asyik melihat sambil memotret. Bahkan petugas harus menghalau mereka, untuk menjauhi lokasi peledakan benda itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved