Malang Raya
Eks PKL Pasar Besar Tagih Janji Abah Anton, Ini Ancaman Mereka Jika Tidak Dipenuhi
Koordinator Pedagang Buah di Jalan Ade Irma Suryani, Hambali, mengatakan, para pedagang sudah menunggu realisasi janji itu sejak 10 bulan lalu.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: musahadah
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pedagang buah di Jalan Ade Irma Suryani menagih Wali Kota Malang M Anton segera merealisasikan pemberian tenda dan gerobak seperti yang dijanjikan sebelum mereka pindah dari lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Besar.
Koordinator Pedagang Buah di Jalan Ade Irma Suryani, Hambali, mengatakan, para pedagang sudah menunggu realisasi janji itu sejak 10 bulan lalu.
Para pedagang sepakat untuk pindah dari Pasar Besar ke Jalan Ade Irma Suryani karena iming-iming pemberian tenda dan gerobak itu.
"Kami sudah dua kali ini menagih janji itu. Tapi kami tunggu tidak ada apa-apa. Makanya kami datang lagi," katanya, Selasa (26/4/2016).
Saat datang ke balai kota bersama perwakilan pedagang lain, ia harus pulang dengan gigit jari karena tidak bisa bertemu dengan para pejabat.
Diakui Hambali, lokasi di Jalan Ade Irma Suryani sangat sepi dibandingkan lokasi sebelumnya di Pasar Besar.
Karena kondisi itu, sudah ada sekitar 30 persen dari total 80 pedagang yang meninggalkan lokasi berjualan.
"Tidak seramai di Pasar Besar. Kami mau pindah juga karena ada janji Jalan Ade Irma Suryani akan dijadikan daerah pusat buah. Tapi nyatanya sampai sekarang tidak ada tindak lanjut," ucapnya.
Jika Pemkot tidak segera menindaklanjuti penagihan janji itu, pedagang berencana menggelar aksi di Balai Kota.
Selain itu, ia juga mengancam akan mendorong para pedagang lain untuk kembali ke tempat berjualan yang lama di Pasar Besar.
Jaunuri, pedagang buah, mengatakan, lokasi berjualan saat ini tak lebih menguntungkan dari lokasi lama meski jaraknya hanya beberapa kilometer (km) saja. "Dulu sehari bisa dapat Rp 1 juta, sekarang hanya beberapa ratus ribu saja," katanya.
Ia juga sangat berharap bantuan tenda dan gerobak dari Pemkot. Pasalnya, gerobak yang ia miliki saat ini kurang layak.
"Sudah banyak bagian yang keropos," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pkl-buah-malang_20150727_162047.jpg)