Selasa, 28 April 2026

Pilkada Jakarta

Menurut Ahmad Dhani, Menjadi Calon Gubernur Isi Tasnya Harus Banyak

"Jadi gini ya, variabel untuk jadi calon gubernur itu tidak hanya popularitas dan elaktabilitas saja. Ternyata ada yang belum saya punya selain...

Editor: musahadah
surya/kompas.com
Saingi Risma - Ahmad Dhani yang kini dibidik Gerindra untuk menjadi bakal calon wali kota Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Ahmad Dhani menyatakan mundur dari bursa bakal calon gubernur DKI Jakarta untuk Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. Mengapa?

"Ya ternyata untuk menjadi calon gubernur, isi tasnya harus banyak," kata Dhani saat berbincang dengan Kompas.com di cabang rumah karaoke Masterpiece Ahmad Dhani Family Karaoke miliknya, di kawasan Buaran, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (26/4/2016) malam.

Untuk diketahui, baru-baru ini Populi Center merilis survei bahwa popularitas Dhani, menempel ketat calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Hasil survei pada April 2016 menunjukkan, popularitas Dhani sebesar 96 persen dan membuntuti popularitas Basuki yang memperoleh popularitas sebesar 98,5 persen.

Menanggapi hal tersebut, Dhani mengatakan bahwa popularitas dan elektabilitas bukanlah tolok ukur yang menjanjikan lagi.

Menurut dia, lagi-lagi modal lah yang menentukan.

"Jadi gini ya, variabel untuk jadi calon gubernur itu tidak hanya popularitas dan elaktibilitas saja. Ternyata ada yang belum saya punya selain elaktibilitas dan popularitas itu, Ya itu tuh, isi tas," kata dia.

Sehingga, kata Dhani, ia sudah tidak punya daya lagi untuk bertarung memperebutkan jabatan gubernur.

Karena itu Dhani akhirnya mengalihkannya fokusnya pada posisi calon wakil gubenur DKI Jakarta.

"Kalau wakil masih yakin lah. Kalau gubernur kayaknya sudah dikasih sinyal bahwa isi tas saya kurang. Meskipun popularitas saya tinggi," kata Dhani. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved