Selasa, 28 April 2026

Malang Raya

Reog Narapidana Meriahkan Hari Bhakti Pemasyarakatan

50 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Ponorogo unjuk kebolehan menari Reog saat peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-52 di Lapas Klas I Malang

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: musahadah
surya/sri wahyunik
50 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Ponorogo unjuk kebolehan menari Reog saat peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-52 di Lapas Klas I Malang, Rabu (27/4/2016). 

SURYAMALANG.COM. BLIMBING - 50 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Ponorogo unjuk kebolehan menari Reog saat peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-52 di Lapas Klas I Malang, Rabu (27/4/2016).

Warga binaan laki-laki dan perempuan itu berada dalam satu grup kesenian Reog bernama Singo Kinunjoro atau singa yang dipenjara.

50 orang narapidana itu sengaja diboyong dari Rutan Ponorogo untuk mengisi acara yang dipusatkan di Lapas Lowokwaru.

Menurut Kepala Rutan Ponorogo Hendro Susilo Nugroho, warga binaan itu diboyong memakai satu bus.

"Bus-nya diisi 60 orang. 50 orang warga binaan yang terdiri dari waranggana dan penari, dan 10 orang petugas. Plus mobil pengawalan," ujar Hendro.

Meskipun harus menempuh perjalanan sekitar lima jam dari Ponorogo ke Malang, perjalanan dengan membawa napi berkesenian itu berjalan lancar.

Mereka juga sukses unjuk kebolehan menarikan Reog di depan kepala Lapas se-Jawa Timur, Kakanwil Kemenkumham Jatim Budi Sulaksana, dan beberapa pejabat sejumlah instansi lain di Malang yang diundang menghadiri acara Hari Bhakti Pemaasyarakatan itu.

Peringatan Hati Bhakti Pemasyarakatan ke-52 digelar di Lapas Klas I Malang, dengan dipimpin Kakanwil Kemenkumham Jatim Budi Sulaksana.

Petugas Lapas melakukan upacara bendera, yang kemudian diikuti pemotongan tumpeng, dan peluncuran buku tentang kisah warga binaan pemasyarakatan di Lapas Klas I Malang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved