Breaking News:

Malang Raya

Menikmati Karya Fotografi sambil Belajar Teknik Foto dan Proses Cetak

“Kami tidak hanya memamerkan hasil karya foto saja, tetapi kami juga mengadakan workshop di mana pesertanya nanti bisa belajar teknik mengambil foto..

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: musahadah
surya/Hayu Yudha Prabowo
KARYA MATA HATI - Pengunjung melihat rangkaian karya fotografi dalam Pameran Karya Mata Hati yang digelar Malang Photo Club (MPC) di Mal Malang City Point,Kota Malang, Kamis (27/4/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Beragam jenis foto terpajang rapi sepanjang 500 meter di dinding Malang City Point, Kamis (28/4).

Foto karya LH Susanto berjudul Kasih Ibu menarik sejumlah pengunjung untuk lama mengamati.

Foto LH Susanto menggambarkan seorang ibu yang memberi minum anaknya di tengah upacara adat.

Selain foto Kasih Ibu, ada 90 foto lain dari 21 fotografer yang tergabung dalam Malang Photo Club (MPC) yang dipamerkan.

Foto yang dipajang harus lolos seleksi dari setiap bulanan dan kemudian dijadikan satu dalam koleksi foto pilihan.

Ketua Umum MPC, Hiapy Suryakusuma mengatakan foto yang dipamerkan ini merupakan foto dari berbagai tema, seperti landscape, human interest, street photography, foot model, foto makro hingga foto jurnalistik.

“Kami tidak hanya memamerkan hasil karya foto saja, tetapi kami juga mengadakan workshop di mana pesertanya nanti bisa belajar teknik mengambil foto hingga proses cetak foto,” tutur dia saat ditemui suryamalang.com.

Workshop bertajuk Memahami Bahasa Gambar akan disampaikan oleh Arbain Rambey, fotografer senior Harian Kompas.

Lalu  ada workshop tentang Wedding Photography.

Kegiatan ini dapat diikuti oleh semua masyarakat.

“Niat kami di sini ialah memberikan wawasan pengetahuan tentang perkembagan dunia fotografi. Apalagi, saat ini sedang berkembang yang namanya produk kreatif. Bagaimana mencetak seorang fotografer yang bisa hadir di tengah-tengah perkembangan ekonomi kreatif,” imbuhnya.

Salah seorang fotografer, LH Susanto menambahkan keterlibatannya dalam pameran ini ialah untuk turut memperkenalkan kepada masyarakat bahwa fotografer itu bisa dinikmatii oleh semua kalangan.

“Ada banyak cara menikmati hasil karya fotografi. Bisa melalui pameran, bisa juga melalui kita yang terjun menjadi fotografer. Kalau pameran semacam ini kita jadi tahu ini jenis foto seperti apa,” kata dia.

Perlu diketahui, MPC ialah club foto tertua di Kota Malang yang memulai dari Art & Camera Club (ACC) tahun 1995.

Kemudian menjadi Perhimpunan Seni Photo Malang (PSPM) tahun 1996, dan akhirnya bermetamorfosa menjadi Malang Photo Club pada Maret 1992.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved