Breaking News
Minggu, 12 April 2026

Kediri

Massa Mahasiswa, Buruh, Ormas dan LSM Kediri Tuntut Pencabutan Uang Kuliah Tunggal

Gabungan massa mahasiswa, ormas, buruh dan LSM membuktikan janjinya mengeruduk Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota Kediri, Jawa Timur, Senin

Penulis: Didik Mashudi | Editor: musahadah
surya/didik mashudi
Massa yang unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan mendesak dicabutnya uang kuliah tunggal, Senin (2/5/2016). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Gabungan massa mahasiswa, ormas, buruh dan LSM membuktikan janjinya mengeruduk Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (2/5/2016).

Aksi dilakukan untuk menyuarakan tuntutan agar pemerintah mencabut kebijakan uang kuliah tunggal (UKT).

Tuntutan lainnya mencabut UU No 20/2003 tentang Sisdiknas dan UU No 12/2012 tentang Pendidikan

Dua undang-undang itu dinilai pengunjuk rasa memberi ruang terjadinya privatisasi dan liberalisasi pendidikan serta masuknya modal asing di bidang pendidikan. Akibatnya pendidikan menjadi tempat investasi dan menjadikan komoditas.

Massa juga menyerukan untuk menolak Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan Trans Pacifik Partnership (TPP).

"Berikan jaminan kebebasan berekspresi, berpendapat dan berorganisasi di kampus," teriak Rifky, korlap aksi.

Sementara sebagai jalan keluarnya ditawarkan agar pemerintah melakukan reformasi agraria. Selain itu membangun industrialisasi nasional yang kuat dan mandiri.

"Wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, demokratis dan bervisi kerakyatan," tandasnya.

Aksi demo kali ini massa juga membawa spanduk dan poster. Selain itu melakukan orasi dan membagikan selebaran kepada masyarakat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved