Malang Raya
UB-UIN Maliki Ogah Seleksi Pemilih Pertama, UM Lebih Fleksibel
Saat ini UB mengusulkan 5.015 peserta ke panitia SNMPTN di Jakarta. “Semuanya merupakan peserta yang memilih UB sebagai pilihan pertama,”.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: musahadah
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang memilih Universitas Brawijaya sebagai PTN kedua dipastikan tidak akan lolos.
Sebab, PTN tertua di Kota Malang ini tidaka kan menyeleksi peserta yang memilihnya sebagai PTN kedua.
UB hanya akan menerima peserta SNMPTN yang memilih UB sebagai pilihan pertama.
“Kami tidak memproses yang memilih UB sebagai pilihan kedua,” tegas Prof Dr Kusmartono, Wakil Rektor I UB, Selasa (3/5/2016).
Saat ini UB mengusulkan 5.015 peserta ke panitia SNMPTN di Jakarta. “Semuanya merupakan peserta yang memilih UB sebagai pilihan pertama,” papar Kusmartono.
Hal serupa juga diterapkan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang.
“Kami hanya memproses yang memilih UIN sebagai pilihan pertama. Ini kami lakukan karena kuota untuk pemilih pertama UIN sudah terpenuhi,” kata Dr Zainudin, Wakil Rektor I UIN Maliki, kemarin.
Sementara Universitas Negeri Malang (UM) lebih fleksibel.
Kampus ini mengusulkan peserta SNMPTN baik yang memilih UM sebagai pilihan pertama maupun kedua.
Untuk pemilih pertama UM diusulkan ke panitia SNMPTN di Jakarta sebanyak 2.125 calon mahasiswa baru. Sedang mereka yang memilih UM sebagai pilihan kedua sebanyak 641 orang juga diusulkan ke panitia SNMPTN.
Namun berapa yang akan diterima di UM, menurut Wakil Rektor I UM, Prof Dr Haryono MPd, masih akan dirapatkan di Jakarta oleh panitia.
“Tanggal 7-9 April 2016 baru dirapatkan. Semua keputusan di tangan panitia di Jakarta. Kemudian pada 10 April 2016 akan diumumkan,” jelas Haryono.
Ditegaskan Haryono, meski UM sudah memberikan penilaian dan usulan, keputusan tetap di panitia SNMPTN. “Yang diusulkan tidak ada jaminan bisa diterima,” kata dia.
Meski begitu, peserta yang tak lolos SNMPTN tetap bisa mendaftar lewat Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) atau biasa disebut jalur ujian tulis. Kuota SNMPTN adalah 30 persen dari kuota sebuah PTN.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/mahasiswa-baru-ub_20150901_170542.jpg)