Selasa, 28 April 2026

Malang Raya

Percaya Hari Baik, Sumarianto Nekat Buka Pertama di Pasar Dinoyo meski Temannya Ogah

Di antara ribuan bedak yang ada di Pasar Dinoyo Baru, hanya satu yang sudah terpakai, yakni milik Sumarianto (48).

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: musahadah
surya/sany eka putri
Sumarianto di depan kios miliknya. 

SURYAMALANG.COM, DINOYO - Di antara ribuan bedak yang ada di Pasar Dinoyo Baru, hanya satu yang sudah terpakai, yakni milik Sumarianto (48). 

Sumarianto bukannya tak setia menunggu pedagang lainnya tetapi ia justru sudah tak sabar untuk membuka usahanya di Pasar Dinoyo baru.

Tekatnya ini tidak terlepas dari hari baik yang dikatakan orang tua.

Kios yang ia tempati ada di lantai 1. Lokasi kiosnya strategis, dekat parkiran dan juga berada di persimpangan, membuatnya merasa puas.

Hal ini sudah diimpi-impikan Sumarianto sejak lama.

Sumarianto memiliki empat kios untuk berjualan. Meskipun jatah yang diberikan untuk pedagang hanya dua kios saja.

“Kios yang diberikan untuk kami saja ini juga harus kami tebus,” ucap dia saat ditemui Surya di kiosnya.

Kios ini sudah direnovasi,mMulai dari cat, hingga menambah lantai di depan kiosnya.

Hanya butuh waktu seminggu saja ia merenovasi kiosnya ini.

Ia juga memiliki kios yang ada di lokasi relokasi, Pasar Merjosari, setelah ia pindah ke Pasar Dinoyo baru ini, ia berencana untuk mengkontrakkan kiosnya yang ada di Pasar Merjosari.

Sumarianto menegaskan bahwa dirinya tak takut kehilangan pelanggan.

“Ya Alhamdulillah, ada langganan setia. Saya pindah ke pasar ini juga sudah laku kok. Meskipun tidak banyak. Mau gimana lagi dari depan terlihat sepi, pembeli juga berpikir belum buka,” imbuhnya.

Sumarianto mendapat kios ini karena disesuaikan dengan ukuran kiosnya yang sebelumnya.

Namun, ia mengaku bahwa dari kiosnya yang sebelumnya sebesar 18 meter namun saat ini hanya sekitar 12 meter saja.

“Luasnya ini jauh sekali dari ukuran awal. Empat kios saja ini sekitar 250 jutaan,” ujarnya.

Disamping itu, ia yang sudah berjualan di Pasar Dinoyo lama sejak tahun 1985 ini menceritakan bahwa sebelumnya pasar dinoyo memang pasar yang mudah diakses oleh pembeli.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved