Malang Raya
Korban Digulung Ombak Pantai Sendiki, Ternyata Seorang Mahasiswa Universitas Negeri Malang
AKP Nyoto Gelar, Kasatpol Air Polres Malang menyatakan sejak Minggu (16/5/2015) ombak di pantai selatan cukup tinggi. Termasuk di Pantai Sendiki.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, SUMBERMANJING WETAN - Korban ombak pantai Pantai Sendiki di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Muhammad Faris Alfafan Khalilan ternyata seorang mahasiswa.
Dia yang beralamat di Tlogomas Kota Malang tercatat sebagai mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM).
Ia dinyatakan hilang digulung ombak pantai Sendiki, Senin (16/5/2016).
AKP Nyoto Gelar, Kasatpol Air Polres Malang menyatakan sejak Minggu (16/5/2015) ombak di pantai selatan cukup tinggi. Termasuk di Pantai Sendiki.
Karena itu, wisatawan pantai harus hati-hati.
"Sekarang sudah mencapai tiga meteran ombaknya," jelas Nyoto kepada SURYAMALANG.COM, Senin (16/5/2016).
Di Desa Tambakrejo ada sejumlah pantai yang kerap dikunjungi wisatawan.
Seperti Pantai Sendangbiru, Pantai Tiga Warna, Pantai Tamban dan Pantai Sendiki. Pantai Sendiki baru dibuka sekitar enam bulan.
Akses jalan ke Pantai Sendiki juga masih belum mulus seperti jika menuju Pantai Sendangbiru. Pantai Sendiki disebut-sebut sebagai hidden paradise.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ktp-korban-mahasiswa_20160516_192611.jpg)