Jumat, 1 Mei 2026

Malang Raya

Alasan Wakil Rakyat Batu Khawatir Proyek GOR Senilai Rp 35 Miliar Gagal

"Bila sampai Juni nanti ternyata lelang belum berjalan tentu kami pesimis pembangunan GOR bisa direalisasi,"

Tayang:
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Achmad Amru Muiz
Komplek Stadion Brantas yang dipersiapkan untuk pembangunan GOR Kota Batu senilai Rp 35 Miliar, Jumat (11/3/2016). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Belum adanya tanda-tanda dimulainya pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Kota Batu senilai Rp 35 miliar membuat DPRD was-was. Alasannya, bayang-bayang pembangunan GOR Kota Batu yang tahun lalu sudah gagal dilaksanakan meski telah disediakan dana dalam APBD kembali terulang tahun ini.

Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Didik Machmud mengatakan, pihak pekan ini akan datang dan meminta kepastian pelelangan proyek GOR ke bagian unit lelang pengadaan (ULP) Pemkot Batu. Hal itu dikarenakan proses lelang GOR seharusnya sudah selesai dilakukan minimal bulan Juni 2016 ini.

"Bila sampai Juni nanti ternyata lelang belum berjalan tentu kami pesimis pembangunan GOR bisa direalisasi," kata Didik Machmud, Minggu (22/5/2016).

Dijelaskan Didik Machmud, berdasar informasi yang diterima sesuai aturan Pemkot Batu terlebih dahulu menjalankan lelang manajemen konstruksi (MK) untuk pembangunan GOR Kota Batu. Hal itu dilakukan mengingat nilai proyek GOR cukup besar sehingga diperlukan manajemen pengawasan tersendiri. Baru setelah lelang MK selesai dilanjutkan dengan lelang fisik pembangunan GOR.

"Untuk saat ini lelang fisik saja belum dimulai karena menunggu selesainya lelang MK. Ini yang kami nilai ada pemborosan waktu sehingga membuat pembangunan GOR terancam kembali gagal," ucap Didik Machmud.

Oleh karena itu, tambah Didik Machmud, pemkot harus bisa lebih efisien dalam proses pelelangan proyek. Bila proses lelang cukup 15 hari tidak perlu memakan waktu hingga 45 hari sesuai aturan waktu maksimal prosedur pelelangan. Apalagi bila jumlah peserta lelang proyek GOR ternyata hanya satu perusahaan jasa kontraktor saja.

"Makanya, kami nanti bila bertemu dengan bagian ULP dan Cipta Karya serta Ekbang akan mencoba mendorong proses lelang bisa dipercepat sehingga tidak menimbulkan pemborosan waktu," tandas Didik Machmud.

Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan Pemkot Batu, Diah Liestiana optimis pembangunan GOR Kota Batu akan dapat direalisasi tahun ini. Pasalnya, proses pelelangan pembangunan GOR senilai Rp 35 miliar tersebut sudah mencapai diatas 70 persen.

"Saat ini tinggal lelang fisik GOR yang memakan waktu maksimal 45 hari, setelah itu GOR kami perkirakan mulai dibangun bulan Juli nanti," kata Diah Liestiana.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved