Kamis, 9 April 2026

Malang Raya

Kemendikbud Serahkan Hasil Ujian Nasional SMP ke Dinas Pendidikan Provinsi, Hasilnya?

#Malang Hore... Hasil Ujian Nasional (UN) SMP 2016 sederajat sebentar lagi keluar

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.com/Sany Eka Putri
Suasana penyerahan hasil UN SMP Sederajat 2016, Sabtu (4/5/2016). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Hasil Ujian Nasional (UN) SMP 2016 sederajat diserahkan kepada Dinas Pendidikan Provinsi dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Sabtu (4/6/2016).

Secara simbolik penyerahan hasil UN SMP sederajat diserahkan oleh Kepala Balitbang kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Sedangkan untuk 32 provinsi lainnya diserahkan oleh tim dari Sekretariat UN.

Totok Suprayitno, Kepala Balitbang Kemendikbud mengatakan, jadwal penyerahan hasil UN SMP sederajat dimajukan dari tanggal 6 Juni ke tanggal 4 Juni karena tanggal 6 tersebut merupakan hari pertama puasa Ramadhan.

Ia pun mengakui pelaksanaan UN SMP sederajat 2016 sukses dan lebih baik dari pelaksanaan UN tahun 2015.

"Indikator kesuksesan itu adalah adanya apresiasi terhadap pelaksanaan UN dari berbagai pihak, termasuk Komisi X DPR-RI," tuturnya, Sabtu.

Seperti yang diketahui UN SMP Sederajat 2016 dilaksanakan pada tanggal 9 sampai dengan 12 Mei 2016. Diikuti oleh 4.207.331 siswa.

Dari jumlah itu, sebanyak 155.011 siswa adalah peserta UNBK yang dilaksanakan di 1.005 sekolah/madrasah di seluruh Indonesia.

Sementara itu, terkait dengan rencana pelaksanaan UNBK tahun 2017, Prof Nizam Kepala Puspendik, menambahkan perlunya penguatan pusat pengujian atau testing center yang berbasis sekolah/madrasah.

“UNBK jenjang pendidikan menengah atas akan dijadwalkan selama 10 hari. Sehingga di satu sekolah penyelenggara UNBK enam hari akan digunakan untuk ujian SMA/MA dan empat hari untuk SMK/MAK. Sementara itu pelaksanaan UNBK SMP sederajat bisa menggunakan infrastruktur yg ada di SMA dan SMK”, ucap Nizam.

Dengan pola seperti ini, lanjutnya, peserta UNBK tidak mesti mengikuti ujian di sekolah asal, tetapi bisa mengikuti ujian di sekolah yang terdekat dari rumahnya.

"Dengan pola seperti ini, kita bisa meningkatkan tingkat keamanan dan kerahasiaan sehingga hasil UN semakin kredibel," tutup Nizam.

Ikuti Berita Terkini Malang dan Arema di suryamalang.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved