Surabaya
Densus 88 Temukan Tiga Bom Seukuran Bola Sepak Bola di Surabaya, Bom Siap Ledak
Tim Densus 88 Antiteror menangkap tiga terduga teroris jaringan Santoso di Surabaya pada Rabu (8/6/2016) sore.
Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Tim Densus 88 Antiteror menangkap tiga terduga teroris jaringan Santoso di Surabaya pada Rabu (8/6/2016) sore.
Tiga terduga teroris ini berinisial PP, warga Jalan Lebak Timur; JD, warga Kalianak dan FN di Jalan Lebak Agung.
Dari hasil penelusuran, barang bukti terbanyak ditemukan Tim Densus 88 Antiteror di rumah PP.
Di rumah itu polisi menemukan tiga buah bom, satu pucuk senjata api laras panjang jenis River, satu pucuk senapan rakitan, satu pucuk senjata api laras pendek rakitan beserta 4 butir peluru, 2 kardus berisi seperangkat komputer dan 1 unit laptop dan satu buah avo meter.
"Tiga bom rakitan seukuran bola sepak untuk apa kalau tidak diledakkan. Bisa jadi kelompok ini akan membuat ulah di Surabaya," ujar salah satu petugas.
Tiga bom rakitan siap ledak ini ditemukan polisi di kamar PP yang ditutup dengan terpal warna kuning.
Pascapenangkapan dan penggeledahan rumah terduga PP, petugas Densus 88 menyebar ke rumah kos terduga JF di Jalan Kalianak atau Jalan Gresik.
Di rumah itu ditemukan 1 buah tas ransel berisikan uang 1 bendel (belum dihitung), beberapa pakaian dan satu unit senpi air gun serta dua buah HP Android.
Selanjutnya, petugas Densus 88 menggerebek rumah FN di Lebak Agung. Di sini ditemukan sangkur dan setengah botol cairan kimia.
Kehadiran polisi ini cukup mengagetkan warga sekitar, terutama orangtua FN yang tinggal satu rumah.
"Dia itu bekerja di kemasan emas," ujar tetangganya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/penggerebekan-teroris-teroris-di-jalan-lebak-timur-surabaya_20160608_224625.jpg)