Jumat, 10 April 2026

Malang Raya

Jangan Asal Ambil Tas Plastik! Ini Tips Memilih Kantong Plastik yang benar

Inilah tips memilih kantong plastik yang benar. Jangan asal, karena berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Adrianus Adhi
net
Ilustrasi Kantong Plastik 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Belum banyak yang mengetahui bahaya dari dampak penggunaan kantong plastik. Apalagi, bulan ramadan pasti membeli makanan atau takjil untuk berbuka yang cenderung menggunakan kantong plastik.

Gilang Yogantoro, Marketing Manager Sinar Joyoboyo Plastik memberikan tips yang mudah diingat untuk masyarakat memilih kantong plastik yang benar dan tidak menggunakan bahan daur ulang, yakni dengan 3D, dicium, diraba, dan diterawang.

Ketika dicium, tidak ada bau apapun, apabila ada baunya maka itu menggunakan bahan daur ulang.

“Lalu apabila diraba, permukaan kantong plastik itu halus dan tidak kasar. Tidak ada bintik-bitik.

Dan ketika diterawang, tidak kotor atau tidak ada bercak apapun yang timbul,” ujar dia ditengah-tengah aksi edukasi tentang memilih kantong plastik yang benar, di kampung ramadhan Soekarno Hatta, Jumat (17/6/2016).

a

Suasana edukasi memilih plastik di Kota Malang (Foto Sany Eka Putri)

Kantong plastik yang ketika diraba dan terasa kasar, lanjutnya, itu merupakan penggunaan bahan daur ulang yang tidak bisa dihancurkan. Padahal, pembuatan kantong plastik tidak diperkenankan menggunakan bahan daur ulang.

“Penggunaan bahan daur ulang itu seperti bahan yang akan hancur dengan waktu 400 tahun lamanya. Bayangkan apabila itu kita gunakan setiap hari dan tidak sadar akan bahaya yang akan ditimbulkan,” imbuhnya.

Pengunjung kampung ramadhan ini bisa mendapatkan takjil gratis dengan mendapatkan voucher dengan mencoba game tebak kantong plastik yang benar.

Setelah mendapatkan voucher takjil senilai Rp 10 ribu, pengunjung bisa menukarkan di stan yang menjual takjil bertanda khusus.

Animo masyarakat mengenai bahaya penggunaan kantong plastik ini masih kurang di Kota Malang. Oleh karena itu, pemilihan Kota Malang sebagai aksi ini sangat tepat.

Sementara itu, Hengky Sidharta, CEO Sinar Joyoboyo Plastik menambahkan pihaknya sangat peduli terhadap kesehatan masyarakat.

“Dengan aksi ini, kami sangat berharap banyak masyarakat yang tahu dan peka dengan lingkungan sekitar. Meningkatkan kesadaran dalam penggunaan plastik yang aman,” tuturnya.

Satu dari pengunjung yang mencoba game tebak kantong plastik yang benar, Anggara Budi mengatakan, dirinya juga belum tahu betul bagaimana memilih kantong plastik yang benar.

Ketika membeli makanan, ia juga sempat mencium aroma plastik yang menyengat.

“Pernah suatu ketika beli makan di warung, dan waktu ambil plastik itu ada bau seperti bau mesin. Saya mengira kalau itu memang bau plastik. Ternyata setelah saya tahu, itu yang bahaya,” tutur pekerja swasta ini.

Dengan begitu, ia pun menyadari bahwa pentingnya sadar akan penggunaan plastik yang benar.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved