Blitar
Wow, 1.000 Tumpeng Sepanjang 3 KM Ramaikan Haul Bung Karno
"Saya rela datang ke sini dan menginap, hanya ingin ngalap berkas. Sebab, yang kita peringati ini bapak bangsa, yang telah memerdekakan kita,"
Penulis: Imam Taufiq | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, BLITAR - Haul Bung Karno ke 48 tahun ini sungguh istimewa karena berlangsung bersamaan bulan puasa, Senin (20/6/2016). Tak pelak, momen tahunan itu sekaligus dimanfaatkan buka puasa bersama.
Seperti biasanya, acara Haul Bung Karno selalu dihadiri ribuan warga. Itu tak hanya berasal dari Kota/Kabupaten Blitar, namun dari berbagai kota.
Bahkan, mereka juga rela menginap beberapa hari, hanya kepingin mengikuti ritual yang gelar pada acara haul tersebut. Sebab, acaranya cukup padat, mulai Minggu (19/6/2016) kemarin, sudah dibuka dengan acara hataman Alquran. Itu berlangsung di musala komplek makam, manakip, membaca doa lintas agama.
Puncak acaranya berlangsung Senin (20/6/2016) malam ini. Yakni, tahlil akbar yang diikuti ribuan orang.
"Saya rela datang ke sini dan menginap, hanya ingin ngalap berkas. Sebab, yang kita peringati ini bapak bangsa, yang telah memerdekakan kita," tutur Sirojul Munir (48), warga Magetan yang mengaku datang berombongan.
Seperti biasanya, dalam puncak acara ini, selalu disajikan tumpeng. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.000 tumpeng meramaikan acara tersebut. Saking panjangnya deretan tumpeng itu, sampai-sampai harus dijajar di sepanjang jalan raya atau sepanjang 3 km.
Itu mulai dari depan makam atau di Jl Ir Soekarno sampai Istana Gebang, yang tak lain rumah masa kecil Bung Karno.
Agar tak rebutan, setiap satu tumpenng dimakan sekitar 10 orang. Tak peduli rakyat maupun pejabat juga harus makan bersama. Bahkan, M Samanhudi Anwar, Wali Kota Blitar, juga makan tumpeng bersama jajaran pejabat setempat. Seperti Drs Rijanto, Bupati Blitar, AKBP Yossy Runtukahu, Kapolres Blitar Kota, Lelkol (Arm) Suryadani, Dandim 0808 Blitar.
"Kalau makan bersama seperti ini rasanya nikmat. Apalagi, sambil buka puasa, kian menambah kenikmatan berbuka puasa," tutur Samanhudi.
Tak terkecuali M Sidik, Kadiknas Kota Blitar, juga terlihat makan tumpeng bersama masyarakat. Katanya, kalau seperti ini sudah tak ada sekat antara pejabat dengan rakyat karena disatukan dalam momen haul Bung Karno.
"Nikmat bisa makan satu tumpeng bersama-sama," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/tumpeng-blitar_20160620_202246.jpg)