Sabtu, 11 April 2026

Singapura

Pesawat Singapore Airlines Terbakar saat Mendarat Darurat

Pesawat Singapore Airlines SQ368 dengan tujuan Milan, Italia terbakar usai mendarat darurat di Bandara Changi, Singapura Senin pagi

Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Adrianus Adhi
FACEBOOK/Lee Bee Yee
Salah satu gambar yang direkam penumpang saat kebakaran terjadi 

SURYAMALANG.COM, SINGAPURA - Pesawat Singapore Airlines SQ368 dengan tujuan Milan, Italia mengalami kerusakan mesin sehingga harus melakukan pendaratan darurat di Bandar Udara Changi, Singapura, Senin (27/6/2016).

Saat pesawat menyentuh landasan, keluar percikan api yang seketika melalap sayap kanan pesawat itu.

Dalam pernyataannya, pihak Singapore Airlines menyebutkan, mesin kanan pesawat berjenis Boeing 777 itu terbakar begitu mendarat di Changi sekitar pukul 6.50 pagi tadi.

Tak ada korban luka dan 222 penumpang serta 19 kru pesawat dalam kondisi selamat.

"Penumpang dikeluarkan melalui tangga dan dibawa dengan bus bandara menuju gedung terminal. Para penumpang akan dipindahkan ke pesawat lain, yang diperkirakan akan terbang ke Milan hari ini juga," demikian bunyi pernyataan itu.

"Selanjutnya, Singapore Airlines pun akan membuka diri dan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk melakukan investigasi lanjutan atas insiden ini."

Laman The Straits Times memberitakan, pesawat tersebut seharusnya terbang dari Changi menuju Milan, Italia.

Setelah sekitar dua jam mengudara, pilot melaporkan adanya masalah di mesin, lalu memaksa pesawat kembali ke Singapura.

Seorang penumpang, Lee Bee Yee (43), kepada the Straits Times mengaku mencium bau bahan bakar di dalam pesawat saat pesawat mengudara sekitar dua-tiga jam.

"Pilot pun menginformasikan kepada penumpang bahwa terjadi kebocoran bahan bakar, sehingga pesawat harus kembali ke Changi karena tidak memiliki cukup bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan," kata dia.

“Kami sedang tidur sebenarnya, dan tidak memikirkan terlalu banyak terntang itu," sambung perempuan itu.

"Setelah mendarat di Singapura, seluruh penumpang bersorak dan bertepuk tangan. Namun, kemudian muncul percikan api dan seketika menjadi kobaran api di sayap kanan pesawat," kata dia kepada Channel News Asia.

Menurut Lee, mereka harus melewati 5-10 menit yang terasa menyiksa sebelum akhirnya petugas gawat darurat datang memadamkan api. (KOMPAS.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved