Kota Malang

Wawali Kota Malang Tegaskan Tak Ada Penambahan Pagu di Sekolah Negeri, Ini Alasannya

Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji memastikan tak ada penambahan kuota siswa untuk sekolah negeri.

Wawali Kota Malang Tegaskan Tak Ada Penambahan Pagu di Sekolah Negeri, Ini Alasannya
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji saat mengunjungi Dinas Pendidikan, Kota Malang, Selasa (28/6/2016). Kunjungan ini untuk memantau pelaksanaan Pendaftaran peserta Didik Baru 2016. 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji memastikan tak ada penambahan kuota siswa untuk sekolah negeri.

Ini disampaikan dia seusai mendatangi SMA Negeri 2 Kota Malang pada Rabu (29/6/2016) siang.

"Kuota negeri sudah diperhitungkan dengan benar, dan tidak ada penambahan kuota. Karena memberi kesempatan pada sekolah swasta yang lain," ujar dia saat ditemui di SMAN 2 Kota Malang, Rabu (29/6/2016).

Ia menambahkan siswa yang telah diterima melalui jalur kewilayahan dan jalur reguler harus bisa menggunakan kesempatan itu dengan benar.

Ia menginginkan jangan sampai ada yang tidak melakukan daftar ulang karena itu membuang kesempatan yang ingin masuk ke sekolah negeri.

Hal ini berkaitan dengan tidak adanya penambahan pagu sekolah negeri.

Disampaikannya, penambahan pagu dari desakan masyarakat malah mempersempit kesempatan pada sekolah swasta.

Sutiaji menegaskan bahwa sekolah swasta juga harus meningkatkan mutu kualitas pembelajaran, seperti rasio guru, manajemen pelayanan, serta standart pelayanan siswa.

Jaminan itu wajib diterapkan oleh semua sekolah. Ia mengakui, banyak orang tua yang takut dengan penahanan ijazah ketika belum melunasi uang SPP atau uang gedung.

"Hal semacam itu yang pemerintah masih belum bisa ikut campur apabila sekolah itu ada masalah dengan yayasan masing-masing. Tapi kalau ada sekolah yang ketahuan seperti itu, maka akan menyulitkan sekolah itu mendapatkan dana hibah," imbuhnya.

Begitu juga sebaliknya, apabila kualitas sekolah negeri dan swasta sudah seimbang, maka pemerintah akan memperhatikan dengan serius pengembangannya melalui gelontoran anggaran dari dana hibah untuk penambahan sarana dan prasarana sekolah itu.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved