Breaking News
Jumat, 10 April 2026

Teror Bom di Solo

Begini Reaksi Presiden Jokowi Soal Bom Bunuh Diri di Polresta Solo

Peristiwa bom bunuh diri di Mapolresta Solo, Jawa Tengah pada Selasa (5/7/2016) pagi mendapat perhatian serius dari Presiden RI, Joko Widodo

Editor: fatkhulalami
Tribunsolo.com
Petugas kepolisian Polresta Surakarta melakukan penjagaan pascabom bunuh diri di markas mereka, Selasa (5/7/2016) pagi. 

SURYAMALANG.COM, SOLO - Peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Mapolresta Solo, Jawa Tengah pada Selasa (5/7/2016) pagi mendapat perhatian serius dari Presiden RI, Joko Widodo.

Apalagi, kejadian bom bunuh diri ini juga sempat terjadi di beberapa negara lainnya dalam selang waktu yang cukup dekat.

Presiden Joko Widodo menyatakan, supaya masyarakat tetap tenang sekaligus waspada.

Terlebih pada Rabu (6/7) esok sudah memasuki Hari Raya Idul Fitri 2016.

"Kita berharap masyarakat Kota Solo tetap tenang dan tidak perlu takut untuk menghadapi teror-teror itu," kata Jokowi dalam keterangannya kepada wartawan di stasiun televisi.

Presiden Jokowi juga meminta agar pihak berwajib segera melakukan pemeriksaan dan penyelidikan atas peristiwa itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di Polresta Surakarta, Jawa Tengah pada Selasa (5/7/2016) pagi.

Informasi yang dikutrip dari Tribunsolo.com, peristiwa itu diduga berasal dari aksi bom bunuh diri.

Dalam kejadian ini, satu orang tewas di peristiwa ini yang diduga sebagai pelaku.

Namun masih belum diketahui motif dan penyebab adanya bom bunuh diri di markas Polresta Surakarta.

Saat ini, lokasi masih diamankan oleh aparat kepolisian. (*)

Sumber ; Tribunsolo.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved