Breaking News:

Malang Raya

Dokter Sepesialis ini yang Dibutuhkan RSUD Kota Malang

RSUD Kota Malang akan mengutamakan penambahan tenaga medis pada semester dua tahun 2016 ini.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Gedung RSUD Kota Malang di Jalan Rajasa, Bumiayu, Kota Malang, Selasa (10/5/2016). Dokter spesialis di RSUD ini mogok kerja karena belum cairnya tunjangan jasa pelayanan mereka 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN  - RSUD Kota Malang akan mengutamakan penambahan tenaga medis pada semester dua tahun 2016 ini. Jumlah tenaga medis yang masih kurang adalah perawat dan dokter spesialis.

Saat ini, jumlah perawat di rumah sakit itu ada 30-an orang. Padahal, kebutuhan normalnya, kata Direktur RSUD Kota Malang Rohana, sekitar 50-an orang. Oleh sebab itu, RSUD akan membuka rekrutmen untuk 20 perawat lagi.

Sementara untuk dokter spesialis, RSUD saat ini memiliki delapan orang. Rohana bilang, RSUD setidaknya masih membutuhkan dua dokter spesialis lagi, yakni dokter spesialis radiologi dan pantologi klinis.

"Kalau dokter umum kami punya 12. Jumlah itu sudah mencukupi," katanya, Selasa (11/7/2016).

Anggaran untuk rekrutmen pegawai baru itu sudah disiapkan pada APBD 2016. Pihak rumah sakit dengan begitu tidak perlu mengajukan kembali pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Agustus mendatang.

Rohana yakin, minat para perawat dan dokter spesialis untuk mengisi kekosongan kebutuhan di RSUD bakal tinggi. Ia melihat kecenderungan itu berbeda dengan rekrutmen di Dinas Kesehatan awal 2016 yang minim peminat.

Dengan tambahan perawat, ia berharap layanan untuk para pasien rawat inap akan terpenuhi. Hingga kini, ia mengklaim, banyak jumlah pasien rawat inap mulai meningkat dari waktu ke waktu. Sebagian besar pasien rawat masih dinominasi pengidap demam berdarah.

"Sehari ada lah sepuluh orang yang berobat ke sana," tambah dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved