Breaking News:

Kediri

Sumur Tua di Kediri Renggut Nyawa Dua Orang, Proses Evakuasi Libatkan Pasukan Brimob

Dua pekerja yang sedang membersihkan sumur tua, Hartoyo dan Bakir, tewas seketika

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Sumur tua di Kediri 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Dua pekerja yang sedang membersihkan sumur, Hartoyo dan Bakir, tewas di dalam sumur tua di Dusun Brumbung, Desa Sumberagung, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (13/7/2016).

Korban diminta Sugeng untuk membersihkan sumur miliknya yang lama tidak terpakai. Rencananya pada sumur tua itu bakal dipasang pompa air. Bakir dan Hartoyo, kedua korban merupakan warga Desa Karanganyar, Kecamatan Wates. Untuk membersihkan sumur, Bakir yang pertama turun ke dalam sumur.

Tak lama kemudian Bakir sempat berteriak minta tolong rekannya. Hartoyo yang ada di atas sumur kemudian bergegas turun untuk memberi pertolongan. Namun baru beberapa meter turun ke dalam sumur, Hartoyo sempat tidak kuat kemudian kembali naik ke atas.

Selanjutnya Hartoyo meminta tolong kepada warga sekitar untuk membantu mengangkat Bakir.
Setelah warga berdatangan, Hartoyo kembali turun ke dalam sumur. Namun Hartoyo kemudian ikut lemas dan jatuh ke dalam sumur.

Mengetahui ada dua korban yang jatuh ke dalam sumur, warga tidak berani memberikan pertolongan lagi. Musibah itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Wates.

Menurut Purwanto, warga setempat, kedua korban diminta tolong Sugeng membersihkan sumur di belakang rumahnya. Sumur maut itu sudah lama tidak dipakai sehingga airnya kotor.

Sementara petugas yang datang ke TKP sempat melakukan pengetesan dengan memasukkan lilin ke dalam sumur. Namun pada kedalaman 2 meter lilinnya sudah mati. Diduga korban lemas akibat kehabisan oksigen saat berada di dalam sumur. Karena kondisi sumur yang berbahaya, petugas Polsek Wates kemudian memasang Police Line di sekitar TKP.

Sumur tua yang dibersihkan kedua korban diameternya hanya satu meter. Sedangkan kedalamannya sekitar 7 meter. Karena tidak lama dipakai, sumurnya dalam kondisi kotor. Sementara upaya pengangkatan kedua korban dari dalam sumur, petugas koordinasi dengan pasukan Brimob Kediri. Karena untuk mengangkat korban dibutuhkan masker dan tabung oksigen yang dimiliki pasukan Brimob.

Kejadian dua korban yang tewas di dalam sumur menarik perhatian warga. Karena hingga petang korban belum diangkat menunggu tim dari Brimob tiba.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved