Indonesia Soccer Championship
Arema Ngamuk di Kandang Persela, Beginilah Komentar dari Kedua Pelatih
"Seperti dugaan kami bahwa kami akan menghadapi laga yang berat. Kami memang menang, namun kami akui bahwa laga hari ini tak mudah," ujar Milomir
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Persela Lamongan kembali gagal merengkuh poin di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin (18/7/2016) malam. Menghadapi tim papan atas, Arema Cronus, Laskar Joko Tingkir Persela harus takluk dengan skor 0-2. Akibat kekalahan ini, Persela masih harus puas berada di dasar klasemen sementara Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.
Absennya beberapa pemain asingnya membuat Arema harus menunggu hingga babak kedua untuk membuat gol. Tak adanya Esteban Viscara dan Srdan Lopicic membuat serangan Arema sedikit tumpul di babak pertama.
Di sisi lain, tuan rumah yang kembali menurunkan skuad terbaiknya sebenarnya mampu bermain gemilang, terutama dalam membangun lini pertahan di babak pertama. Setidaknya hingga babak pertama usai, lini belakang yang digawangi oleh Kristian Adelmund, Zainal Haq, dan penjaga gawang, Choirul Huda, mampu menyumbat kran gol tim kebanggaan Aremania tersebut.
Namun, setelah sadar akan lemahnya lini serang timnya, pelatih Arema, Milomir Seslija, memasukkan pemain bertipikal penyerang cepat, Sunarto, pada penghujung babak pertama. Sunarto masuk menggantikan Ahman Nufiandi.
Pergantian tersebut pun berdampak manis di kubu Arema. Melalui skema serangan balik cepat pada menit ke 65, Sunarto mampu melakukan sprint ke jantung pertahanan Persela. Dua pemain belakang Persela, Adelmund dan Haq pun terkecoh dengan kocekan pemain mungil tersebut di depan gawang Huda.
Usai melewati dua palang pintu tersebut, Sunarto mengakhirinya dengan sebuah tendangan terukur yang menyasar sisi kiri gawang Huda. Huda pun dibuat tak berdaya menjangkau tendangan keras tersebut. Alhasil, 1-0, Arema memimpin.
Usai berhasil unggul, Arema belum juga mengendorkan serangan. Pada menit ke 83, giliran striker kawakan mereka, Cristian Gonzales, yang berhasil menggandakan keunggulan. Sepakan keras striker timnas tersebut tak mampu dibendung oleh Huda. Papan skor berubah menjadi 2-0 yang bertahan hingga peluit panjang tanda pertandingan usai dibunyikan.
Seusai pertandingan, Milomir pun memuji kerja keras pemainnya pada laga ini. "Seperti dugaan kami bahwa kami akan menghadapi laga yang berat. Kami memang menang, namun kami akui bahwa laga hari ini tak mudah," ujar Milomir seusai pertandinngan.
"Persela mampu menahan kami di babak pertama dan kami begitu kesulitan untuk menciptakan peluang. Beruntung di babak kedua anak-anak bermain lebih bagus dan berhasil mencetak dua gol. Terimakasih untuk kerja keras pemain," lanjut Milomir.
Di sisi lain, pelatih Persela, Sutan Harharah mengakui bahwa gol pertama Arema diakibatkan oleh kelengahan lini belakangnya. Meskipun demikian, Sutan enggan menyalahkan pemainnya.
"Gol pertama mereka dihasilkan ketika kami sedang membangun serangan. Kami akui kami salah dalam mengantisipasi. Namun, ini bukan kesalahan pemain. Ketika seperti ini, salahkan saya. Saya yang bertanggungjawab," ujar Sutan secara terpisah.
"Meskipun kalah, anak-aanak mampu bermain disiplin. Mereka betarung keras dan saya hargai itu. Kami hanya melakukan satu dua kesalahan namun Arema mampu memaksimalkannya dengan baik. Kami kalah, namun dengan kepala tegap. Selamat buat Arema," pungkas Sutan.
Dengan kemenangan ini, Arema berhasil menduduki puncak klasemen sementara setelah sehari sebelumnya sempat dikudeta oleh Madura United. Arema kembali ke puncak dengan raihan 23 poin, unggul dua poin dari MU di posisi kedua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/persela-arema_20160718_220948.jpg)