Malang Raya

Kapok! Enam Tersangka Korupsi di Desa Rembun, Kabupaten Malang, Dilimpahkan ke Kejaksaan

Program pengurusan sertifikat tanah ini seharusnya gratis. Namun setiap warga dikenakan iuran Rp 1 juta hingga Rp 2 juta

Kapok! Enam Tersangka Korupsi di Desa Rembun, Kabupaten Malang, Dilimpahkan ke Kejaksaan
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Enam tersangka kasus Prona Desa Rembun, Kecamatan Dampit saat menjalani pemeriksaan di Kejari Kepanjen, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Enam tersangka dugaan korupsi Proyek Nasional Agraria (Prona) tahun 2011 Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kepanjen, Selasa (19/7/2016).

Mereka adalah lima orang perangkat desa setempat dan seorang warga. Sebelumnya enam orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Malang, dan ditahan di Mapolres Malang.

Kasat Reskrim Polres Malang, Akp Adam Purbantoro mengatakan, berkas pemeriksaan enam tersangka tersebut sudah lengkap. Karena itu, pihaknya melakukan pelimpahan tahap kedua.

"Sebelumnya Kejaksaan sudah menyatakan P21. Sekarang pelimpahan tahanan beserta barang bukti," terang Adam.

Para tersangka masih menjalani pemeriksaan di Kejari Kepanjen. Rencananya mereka akan dititipkan ke Rutan Medaeng.

Para tersangka adalah panitia Prona di Desa Rembun. Program pengurusan sertifikat tanah ini seharusnya gratis. Namun setiap warga dikenakan iuran Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. Total uang yang terkumpul sebanyak Rp 315 juta.

"Kasusnya termasuk gratifikasi," pungkas Adam.

Penulis: David Yohanes
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved