Rabu, 29 April 2026

Malang Raya

1 Tewas, 6 Peminum Kopi Terluka Disambar Truk yang Dikemudikan Kernetnya

"Para korban yang selamat itu, rata-rata mengalami luka serius karena sempat terseret truk setelah tertabrak,"

Penulis: Imam Taufiq | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Imam Taufiq
Truk menabrak rumah balai pertemuan warga, dan para korban dirawat di RS 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Keheningan warga jalan Raya Jati, Lingkungan Balapan, Kelurahan Jatituri, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Selasa (26/5/2016) dini hari, mendadak berubah jadi isak tangis histeris.

Itu menyusul kecelakaan truk engkel nopol AG 8628 UP, yang menabrak tujuh pemuda, yang lagi asyik minum kopi di trotoar jalan raya tersebut.

Akibatnya, satu tewas dan enam orang lainnya terluka parah. Korban tewas, adalah Subagio (25), warga jalan Jati. Ia menghembuskan nafas saat dalam perjalanan ke rumah sakit karena mengalami luka pada kepalanya.

Sedang, enam korban luka di antaranya, Nur Sodik (28), Angga Setiawan (21), Agung (21), Veri (22), Joko (26), Kristian (22), semuanya warga jalan Jati. Saat ini, keenamnya masih dirawat di RSUD Suhada' Haji, Kota Blitar.

"Para korban yang selamat itu, rata-rata mengalami luka serius karena sempat terseret truk setelah tertabrak," kata AKP Rizki Tri Putra, Kasatlantas Polres Blitar Kota.

Tak hanya menyebabkan korban jiwa, namun kecelakaan itu juga menyebabkan satu mobil Kijang dan tiga sepeda motor rusak parah karena sempat tertabrak lebih dulu, sebelum truk itu menabrak tujuh korban.

Menurut Rizki, saat kejadian itu, truk itu dikemudikan kenetnya, Sandi Surya Pradika (19), warga Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro itu berhenti. Sementara, sopirnya, Ariadi Ris Handoko (45), warga Jl Bakung, Kelurahan Kecamatan Sukorejo, tertidur di sebelah kemudi.

"Belum kami mintai keterangan, mengapa yang mengemudikan truk itu kok bukan sopirnya, melainkan kenetnya. Sopirnya malah tertidur," papar Rizki.

Menurutnya, kecelakaan itu terjadi pukul 02.00 WIB. Saat itu, truk kosong itu melaju dari arah utara (RS Suhada' Haji), menuju ke arah Terminal Patria, yang berjarak 3 km dari TKP. Tujuannya, truk itu akan pulang setelah memuat telor ayam.

Entah kenapa, saat melintas di TKP, truk itu oleng ke kanan hingga memotong jalan raya. Karena lajunya cukup kencang, truk itu langsung menabrak mobil Toyota Kijang LGX, yang diparkir di tepi jalan raya atau di depan warung kopi milik Bison Adi Irawan (26). Namun, pemiliknya selamat karena lagi makan di warung yang ada di tepi trotoar jalan tersebut.

Akibatnya, bodi Kijang itu ringsek sebelah kanan, dan ban kanan bagian belakang, lepas. Saking kerasnya benturan, posisi parkir kijang itu hingga bergeser sepanjang 3 meter. Sebaliknya, truk itu belum berhenti. Setelah menabrak mobil kijang, truk itu bablas dan menabrak tiang listrik, dan tiga sepeda motor, yang ada di sebelah kanan warung tersebut. Akibatnya, truk itu terpelanting dan naik ke trotoar, hingga akhirnya menabrak para korban, yang lagi asyik minum kopi di samping kanan warung.

Posisi korban, saat itu duduk sambil lesehan di trotoar jalan. Begitu tertabrak, mereka langsung tak sadarkan diri karena sempat terseret sampai lima meter, hingga berada di pinggir tembok rumah yang dijadikan balai pertemuan warga.

"Saat itu, warga langsung panik, dan berusaha menyelamatkan korban, dengan dibawa ke rumah sakit," paparnya.

Sehabis menabrak para korban, truk itu tetap melaju dan menghantam teras rumah yang jadi balai pertemuan warga. Rumah itu berada di samping kanan warung atau berjarak sekitar 10 meter dari warung tersebut. Baru truk itu berhenti, tepat di bawah teras, yang ambruk tersebut.

"Meski mengalami kecelakaan separah itu, namun kenet dan sopirnya, tak mengalami luka. Mereka keluar dari truknya sendiri, setelah truknya berhenti sehabis menabrak rumah balai pertemuan Itu. Dugaan kami, kenet itu belum mahir dan mungkin juga mengantuk," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved