Minggu, 12 April 2026

Malang Raya

PKS Bisa Usung Bakal Calon Wali Kota Batu dari Luar Kader, Karena ini

"Semuanya belum ada keputusan resmi soal koalisi dan nama calon. Dan kami masih terus berkomunikasi dengan rekan-rekan Parpol lain di Kota Batu,"

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Desain kertas suara untuk Pilkada Malang 

SURYAMALANG.COM, BATU - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batu hingga kini belum memutuskan langkah koalisi dengan parpol manapun. Meski DPD PKS sempat melakukan silaturahmi dengan DPC PKB dan DPC PDIP.

Ketua DPD PKS Kota Batu, Ady Sayoga mengatakan, langkah penjajakan saat ini terus dilakukan dengan Parpol-parpol lainya. Terlebih, sekarang ini sudah mulai muncul sejumlah nama kandidat nama untuk diusung dalam Pilkada serentak Kota Batu tahun 2017 mendatang.

"Semuanya belum ada keputusan resmi soal koalisi dan nama calon. Dan kami masih terus berkomunikasi dengan rekan-rekan Parpol lain di Kota Batu," kata Ady Sayoga, Minggu (31/7/2016).

Memang, diakui Ady Sayoga, untuk peluang mengajukan calon dari kader PKS sendiri dalam Pilkada serentak Kota Batu sangat kecil karena hanya memiliki satu kursi di DPRD Kota Batu. Untuk itu, tidak tertutup kemungkinan PKS akan mengusung calon dari luar kader.

Dan pihaknya berharap Pilkada serentak Kota Batu benar-benar bisa menghasilkan pemimpin yang jujur dan mampu memberi kesejahteraan bagi masyarakat.

Sedangkan Presiden PKS, Sohibul Iman menambahkan, PKS sampai sekarang belum menentukan sikap akan mengajukan calon dalam Pilkada Kota Batu atau tidak. Karena mekanisme di internal PKS semuanya berangkat dari pengurus DPD. Dan sampai kini DPP PKS belum menerima laporan terkait Pilwali Batu.

"Jadi kami masih menunggu langkah dari DPD PKS Kota Batu terkait Pilkada," kata Sohibul Iman usai acara halal bihalal PKS di Kota Batu.

Sementara Ketua DPD II Partai Golkar Kota Batu, Didik Machmud mengatakan, semua Parpol di Kota Batu hingga kini belum ada yang mendapat rekom nama dari DPP untuk diusung dalam Pilkada serentak Kota Batu. Dengan demikian, langkah Politik dari Partai sekarang ini masih belum terfokus kepada strategi pemenangan.

"Untuk itu, wajar saja bila semuanya masih liar soal koalisi dan nama kandidat Wali Kota/Wakil Wali Kota," kata Didik Machmud.

Kondisi seperti sekarang ini, menurut Didik Machmud, dinilai sedikit banyak membuat peta kekuatan dalam Pilkada Kota Batu masih belum terlihat. Dan peta kekuatan politik tersebut baru kelihatan ketika sudah ada nama calon yang mendapat rekom dari DPP dan keputusan koalisi Parpol untuk mengusung pasangan calon.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved