Malang Raya

Uang Palsu Senilai Rp 1,3 Miliar Hampir Beredar di Malang, Beruntung Polisi Sukses Menggulung Pelaku

"Sebelum beraksi, pelaku menunjukan uang ini kepada calon korbannya. Tujuannya untuk meyakinkan, bahwa dia memang bisa menggandakan uang,"

Uang Palsu Senilai Rp 1,3 Miliar Hampir Beredar di Malang, Beruntung Polisi Sukses Menggulung Pelaku
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Uang palsu senilai Rp 1,3 miliar milik tersangka Gus Ali, diamankan Polres Malang. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Penyidik Satreskrim Polres Malang sibuk menghitung uang Rp 1,3 miliar yang tertata di meja kecil di lapangan tenis, Polres Malang, Senin (8/8/2016).

Uang pecahan Rp 100 ribu itu dibendel dalam jumlah yang tidak beraturan. Sekilas tidak ada yang aneh dengan uang-uang tersebut. Namun setelah dipegang, ternyata uang-uang tersebut palsu.

Selain cetakannya agak memudar, kertas yang digunakan sangat kasar. Di salah satu sisi juga ada tulisan seperti tanda air ‘mainan’.

Uang-uang tersebut adalah barang bukti yang disita dari Hilman Sanjaya (42) alias Gus Ali, yang tinggal di Jalan KH Malik Dalam, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Gus Ali adalah pelaku penipuan dengan modus bisa menggandakan uang.

"Sebelum beraksi, pelaku menunjukan uang ini kepada calon korbannya. Tujuannya untuk meyakinkan, bahwa dia memang bisa menggandakan uang," terang Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Adam Purbantoro.

Ternyata banyak korban yang teperdaya dengan tipuan uang palsu tersebut. Mereka rela menyerahkan uang untuk digandakan.

Dari penyidikan diketahui, Gus Ali sudah beraksi di Jakarta sebanyak dua kali dan tiga di Surabaya.

"Tersangka mencoba beraksi di Malang. Namun korbannya melapor dan pelaku berhasil kami tangkap hari Sabtu (6/8/2016) kemarin," tandas Adam.

Selain Gus Ali, polisi juga menangkap M Effendi (45) alias Gus Mad, warga Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Gus Mad adalah perantara Gus Ali di Malang.

Penulis: David Yohanes
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved