Olimpiade Brasil 2016

Nenek Atlet Angkat Besi ini Tewas Usai Melihat Cucunya Dapat Emas Olimpiade

Nenek atlet angkat besi ini mengalami sesuatu hal yang tak terduga, Saat melihat Cucunya Meraih Medali Emas

Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Adrianus Adhi
Abaca
Sinphet Kruaithong saat kejuaraan angkat besi di Olimpiade Rio de Janiero Brasil 2016 

SURYAMALANG.COM, BANGKOK - Bagi Atlet, mendapatkan medali emas di olimpiade adalah sebuah kebanggaan, tapi ini tidak berlaku bagi Sinphet Kruaithong.

Atlet angkat berat asal Thailand ini justru sedih karena neneknya meninggal sesaat setelah dia mendapat medali emas di Olimpiade Rio de Janiero 2016.

Peristiwa ini bermula saat keluarga Sinphet Kruaithong berkumpul di rumah keluarga di Ban Phon Muang.

Ayah Sinphet, Thongdam (56), ibunya, Chan (48) serta neneknya, Subin Khongthap (82) turut memberi dukungan kepadanya meski hanya di depan televisi.

Nah, di tengah dukungan itulah Subin Khongthap pingsan karena terlalu bersemangat mendukung anaknya yang bertanding di kategori angkatan 56 kilogram.

Seluruh keluarganya panik. Subin segera dilarikan ke rumah sakit seketika itupula.

Saat di rumah sakit, Subin sempat sadar selama lima menit dan melihat cucunya dikalungkan medali emas.

Setelah itu Subin kembali pingsan lalu dinyatakan meninggal.

Untuk diketahui, Sinphet (22) merupakan salah satu peraih medali emas di Olimpiade Brasil 2016.

Kala itu dia berhasil mengangkaat total angkatan 289 kilogram.

Kepada wartawan, Sinphet berencana merayakan kemenangan bersama penduduk kampung tiga hari tiga malam.

Meski demikian, Sinphet belum tahu kabar kematian neneknya tersebut saat diwawancara wartawan. (Bangkok Post)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved