Olimpiade Brasil 2016

VIDEO: Atlet Angkat Besi ini Berteriak Saat Mengangkat Beban 200 Kilogram, Lalu Lihat Tangannya

Atlet Angkat Besi dari Armenia, Andranik Karapetyan memaksakan diri mengangkat beban berat. Lihat apa yang terjadi dalam video ini

Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Adrianus Adhi

SURYAMALANG.COM, RIO DE JANIERO - Atlet Angkat Besi dari Armenia, Andranik Karapetyan mengalami petaka saat mengikuti babak penyisihan Olimpiade Rio De Janiero di Brasil, 2016.

Dilansir dari Daily Mail, Kamis (11/8/2016), petaka itu berupa tangannya patah ketika dia berusaha mengangkat beban seberat 195 kilogram (429 lbs).

Semula dia terlihat berhasil, lalu sesuatu terjadi ketika melompat guna melakukan angkatan penuh.

Dia tiba-tiba berteriak, lalu tangan kirinya berada pada posisi yang tak normal.

Menurut penuturan tim, tangan kiri atlet berusia 20 tahun tersebut mengalami dislokasi.

Iapun tak bisa melanjutkan pertandingan lagi dan segera menjalani perawatan oleh tim medis olimpiade.

Seluruh rekannya kaget sebab ia merupakan atlet andalan dalam cabang ini.

Dan, gara-gara itupula dia tersingkir dari olimpiade.

Medali emas kemudian diperoleh atlet Kazakhstan, Nijat Rahimov.

Lalu medali perak diperoleh Lu Xiaojun dari Tiongkok, medali perunggu diperoleh Mohamed Ihab Youssef dari Mesir. (Video Football Is My Life)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved