Olimpiade Brasil 2016

Liliyana Natsir Mengaku Dapat 'Bisikan' Ini Sebelum Meraih Emas Olimpiade

Liliyana Natsir mengaku dapat 'bisikan' saat bertanding. Bisikan itulah yang kemudian menjadi penyemangatnya untuk menang...

Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Adrianus Adhi
PIPIT PUSPITA RINI/KOMPAS.COM
Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad memamerkan medali emas yang diraihnya di Olimpiade Rio 2016, Rabu (17/8/2016). 

SURYAMALANG.COM, RIO DE JANEIRO - Indonesia berhasil meraih emas pertama di Olimpiade Rio de Janeiro Brasil 2016.

Emas pertama itu berkat kemenangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di partai final, Rabu (17/8/2016).

Saat itu mereka mengalahkan pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor 21-14, 21-12.

Dilansir dari laman PBSI, Badminton Indonesia, kemenangan Owi dan Butet (Sapaan keduanya) tidak mudah diraih, bahkan Butet atau Liliyana Natisr mengaku tegang di partai final itu.

“Saya akui waktu masuk lapangan, saya merasa tegang, di awal mainnya juga kurang lepas.

Tetapi waktu sudah ‘panas’, saya bisa jaga tempo permainan, lebih rileks dan jaga kekompakan dengan Owi,” kata Butet.

Tapi kekompakan kedua pemain ini sempat 'terganggu' di game kedua, saat perolehan skor dengan Chan/Goh menjadi 12-10.

“Waktu di game kedua, kondisinya itu kami lebih enak untuk menyerang, kalau main bertahan agak kurang aman.

Jadi waktu di depan net, bagaimana caranya saya harus menurunkan bola.

Tetapi ternyata sudah dijagain oleh lawan, saya yang maksa menurunkan bola, malah jadi mengangkat bola, saya terpancing dan buru-buru,” kata Liliyana.

“Saat itu Owi berkata kepada saya ‘Nggak apa-apa cik, saya siap back-up di belakang.

Cik Butet tenang aja jaga di depan. Cici lebih unggul kok (permainan) depannya’. Kata-kata Owi ini membuat saya makin semangat dan percaya diri.

Setelah break, saya rileks saja, toh di game pertama saya sudah menang juga, seharusnya lawan yang under pressure,” ungkap Liliyana.

Permainan lepas Liliyana ternyata berbuah manis. Keduanya berhasil memenangkan laga final tersebut, dan mengakhiri permainan dengan skor 21-12.

Menurut situs Badminton Indonesia, Tontowi Liliyana tak hanya meraih medali emas pertama untuk kontingen Indonesia dan memberi kado terindah untuk HUT RI ke 71,

Pasangan ini juga memecahkan rekor ganda campuran yang belum pernah mendapat medali emas olimpiade.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved