Arema Malang
Arema Buru Gelandang Asal Asia
“Kami sebelumnya mencari stopper, tapi karena kebutuhannya demikian ya sudah kami cari pemian gelandang yang bisa juga ditempatkan sebagai bek,"
Penulis: Imam Hidayat | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Program perombakan tim Arema Cronus masih menyisahkan perkerjaan rumah (PR) meski putaran kedua kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) A sudah berjalan.
Setelah memastikan hanya mencoret dua pemain asing, kini manajemen dan tim pelatih masih harus mencari satu pemain asing baru lagi. Arema memburu pemain asing dari Asia untuk pertan sebagai gelandang bertahan.
Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan tim dalam memperkuat lini belakang, perburuan pemain asing baru juga disesuaikan dengan slot yang ada. Manajemen Arema memburu pemain gelandang bertahan sesuai dengan sisa slot pemain asing yang tersedia untuk pemain Asia. Pemain asing yang dicari setidaknya memiliki paspor Asia.
General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo menyatakan sesuai pemetaan kekuatan dan kebutuhan timnya, manajemen dan tim pelatih Arema menetapkan pencarian pemain baru untuk posisi gelandang bertahan. Pemain dengan peran gelandang bertahan itu diharapkan juga bisa berfungsi sebagai stopper.
“Kami sebelumnya mencari stopper, tapi karena kebutuhannya demikian ya sudah kami cari pemian gelandang yang bisa juga ditempatkan sebagai bek, sebagai stopper. Kami cari pemain dengan posisi yang sesuai request tim pelatih. Ambil satu orang, dua kebutuhan terpenuhi,” ujar Ruddy saat ditemui di kantor Arema Cronus, Senin (5/9/2016).
Perburuan pemain asing baru dengan posisi ini sedikit lebih sulit karena pemain asing dari negara-negara Asia untuk kebutuhan ini sudah terbatas. Apalagi waktu untuk perekrutan pemain di putaran kedua ISC A dibatasi sampai 16 September 2016.
Dari seleksi pemain-pemain asing yang ditawarkan agen pemain, manajemen Arema Cronus mengerucutkan incaran pada tiga pemain asing. Ketiga pemain incaran itu saat ini posisinya masih berada di luar negeri.
Ketiga pemain itu disebut ada pemain yang berasal dari negara luar Asia tapi memiliki paspor Asia atau Australia, ada juga pemain asal Jepang.
“Kami buat skala prioritas berdasarkan masukan beberapa pengamata internal. Prioritas pertama nampaknya sudah tidak bisa, karena sampai hari ini tadi belum ketemu negosiasinya,” ungkap Ruddy.
Kini Arema tengah bernegosisiasi untuk incaran prioritas kedua. Pemain asing incaran ini diharapkan bisa didapat mengingat manajemen Arema sudah memiliki informasi dan kedekatan.
“Pemain ini pernah bermain dalam satu tim dengan mantan pemain Arema, Victor Igbonefo di Thailand, tapi sekarang dia sudah tidak lagi bermain di Thailand,” kata Ruddy memberi bocoran.