Indonesia Soccer Championship

Manajemen Arema: Kami Bukan Banci, Kami Tidak Cengeng, Wasit Harus Lindungi Pemain

"Sepak bola memang olah raganya laki-laki, jadi memang harus keras, tapi keras yang bagaimana itu kan yang harus sesuai aturan," ujar Ruddy

Manajemen Arema: Kami Bukan Banci, Kami Tidak Cengeng, Wasit Harus Lindungi Pemain
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Crisitan Gonzales, striker Arema Cronus berebut bola dengan Rendy Siregar, bek Madura Uniteddalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (2/9/2016). Arema Cronus menang 2-1 dari Madura United. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Gambaran kemungkinan permainan keras bahkan menjurus kasar kembali muncul saat Arema Cronus menghadapi Persiba pada Sabtu (10/9/2016).

Meski kedua tim meyakini tidak akan terjadi aksi kasar dalam pertandingan, peluang laga pekan 19 ISC A ini jadi laga panas tetap ada.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, manajemen Arema Cronus mengingatkan dan meminta wasit yang bertugas dalam pertandingan nanti melindungi pemain.

Berbekal pengalaman pertandingan kedua tim di putaran pertama lalu, kubu Arema tentu tidak ingin lagi pemainnya tumbang karena cedera parah di lapangan.

Karenanya, sebelum laga General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo meminta wasit yang memimpin laga berlaku adil dan bijak.

Bila perlu memberikan hukuman berat bagi pemain yang mencelakai pemain lain secara kasar dan sengaja.

"Sepak bola memang olah raganya laki-laki, jadi memang harus keras, tapi keras yang bagaimana itu kan yang harus sesuai aturan," ujar Ruddy, Jumat (9/9/2016).

Wasit dinilai memiliki peran penting untuk mengontrol jalannya pertandingan agar tidak menjurus kasar.

Sikap tegas wasit bisa jadi salah satu upaya untuk menghindarkan pemain dari cedera di lapangan.

"Kami push supaya pemain dilindungi. Kami bukan banci, kami tidak cengeng, tapi memang sudah seharusnya kawan-kawan yang bertugas di tengah lapangan (wasit) melindungi pemain, entah itu pemain Arema atau Persiba. Pemain harus dilindungi," tegas Ruddy.

Selain meminta sikap tegas wasit untuk melindungi pemain yang bertanding, Arema secara teknis juga diarahkan untuk mencegah pengalaman buruk di pertemuan sebelumnya dengan Persiba terulang. Arema siap menghadapi permainan keras Persiba.

Seperti diketahui dalam laga Arema Cronus melawan Persiba di Kanjuruhan, di putaran pertama lalu tiga pemain Arema tumbang di lapangan.

Dalam laga yang berakhir untuk kemenangan Arema dengan skor 2-0 itu Cristian Gonzales, Syaiful Indra Cahya, dan Dendi Santoso harus absen panjang karena cedera akibat benturan dengan pemain Persiba.

Penulis: Dyan Rekohadi
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved