Malang Raya
Ini Kendala Pemkot Malang Bangun Pedestrian di Jalan Ahmad Yani-Basuki Rahmad
Pada Rencana Belanja (Renja) APBD 2017, Pemkot Malang menyepakati rencana pembangunan pedestrian di jalan Ahmad Yani hingga jalan Basuki Rahmad.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pedestrian di Kota Malang masih minim. Ini diakui pihak pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Itu sebabnya, pada Rencana Belanja (Renja) APBD 2017, Pemkot Malang menyepakati rencana pembangunan pedestrian di jalan Ahmad Yani hingga jalan Basuki Rahmad.
Jika diukur, panjang jalan pedestrian yang bakal dibangun mencapai sekitar 5 kilometer (km).
“Rencana pembangunannya dua sisi,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Malang Wasto, saat mendampingi Wali Kota Malang M Anton meninjau lokasi pembangunan pedestrian baru di jalan Terusan Ijen Hingga Jalan Simpang Balapan, Kamis (15/9/2016).
Sisi pedestrian yang bakal diperbaiki mulai dari pertigaan menuju Terminal Arjosari menuju selatan.
Saat ini Pemkot Malang masih menghitung besaran dana yang dibutuhkan untuk membangun pedestrian sepanjang itu. Dalam rancangan sementara, lebar pedestrian yang disiapkan hanya sekitar 2 meter. Tak terlalu luas jika dibandingkan dengan pedestrian yang dibangun di Terusan Ijen-Simpang Balapan itu. Ia menyebut, pemilihan lebar jalan disesuaikan dengan kondisi lahan yang ada.
Rencana pembangunan pedestrian itu, lanjut dia, diyakini efektif untuk sekaligus mengatasi masalah genangan air saat hujan yang sering terjadi di wilayah sekitar Masjid Sabilillah Malang di jalan Ahmad Yani. Teorinya, pembangunan pedestrian bakal dibarengi dengan perbaikan gorong-gorong di wilayah itu. Ia menduga, selama ini air bah yang masuk ke gorong-gorong tak tertampung seluruhnya karena banyak bangunan keras yang berdiri di atas saluran air.
“Ini termasuk dalam program pemulihan fungsi ruang,” kata Anton, dalam kesempatan yang sama.
Salah satu kendala yang akan dihadapi Pemkot Malang dalam rencana pembangunan pedestrian itu adalah banyaknya batas badan jalan yang digunakan sebagai tempat usaha. Sebagai jalan utama Malang-Surabaya, sepanjang jalan Ahmad Yani hingga jalan Basuki Rahmad banyak didapati tempat usaha. Mulai dari bengkel, diler mobil dan motor, hingga usaha tingkat menengah ke bawah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pendestrian_20160915_104604.jpg)