Malang Raya

Partai Gerindra Rekom Dewanti Rumpoko untuk Cawali Kota Batu! Elektabilitas Dewanti Tertinggi

"Untuk pasangan Cawawali diserahkan pada Bu Dewanti, siapa saja silahkan dipilih," kata Heli Suyanto

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/achmad amru muiz
Dewanti Rumpoko 

SURYAMALANG.COM, BATU - Partai Gerindra dipastikan memberikan rekomendasi Calon Wali Kota Batu pada Dewanti Rumpoko. Kepastian tersebut didapat dari sejumlah pengurus DPP Partai Gerindra yang datang langsung ke Kota Batu, Rabu (14/6/2016) malam.

Anggota Tim Pansel Pilkada DPC Partai Gerindra Kota Batu, Heli Suyanto mengatakan, kedatangan pengurus DPP tersebut menyampaikan langsung keputusan soal rekomendasi Cawali Kota Batu tersebut. Hanya saja, untuk surat resminya baru ditanda tangani Ketum DPP Partai Gerindra pada Hari Senin (20/9/2016) mendatang.

"Untuk pasangan Cawawali diserahkan pada Bu Dewanti, siapa saja silahkan dipilih," kata Heli Suyanto, Jumat (16/9/2016).

Dijelaskan Heli Suyanto, untuk posisi Partai Gerindra sebagai pengusung atau pendukung Cawali Dewanti Rumpoli tidak menjadi persoalan. Artinya Partai Gerindra di posisikan apa pun akan menerima. Demikian juga apakah statusnya sebagai Parpol Koalisi PDIP atau bukan juga tidak dipersoalkan.

"Ini dikarenakan Bu Dewanti juga sebagai Cawali PDIP. Makanya kami ikuti saja mekanismenya seperti apa, yang penting Bu Dewanti menjadi Cawali Kota Batu dalam Pilkada serentak tahun 2017," ucap Heli Suyanto.

Sebenarnya, menurut Heli Suyanto, keputusan menjadikan Dewanti Rumpoko sebagai Cawali Kota Batu sudah ada sejak Musda Partai Gerindra beberapa bulan lalu. Dalam Musda diputuskan untuk posisi Cawali dipilih Dewanti Rumpoko dan Cawawali internal pengurus Partai Gerindra. Akan tetapi, karena Dewanti Rumpoko sebagai kader dan kandidat PDIP maka Partai Gerindra mengikuti mekanisme dan aturan PDIP.

"Jadi Partai Gerindra tidak baru membuat keputusan soal Dewanti Rumpoko, tapi sejak jauh hari memang sudah siap menampilkan Dewanti Rumpoko sebagai kandidat Cawali karena elektabilitasnya yang tinggi," ujar Heli Suyanto.

Sementara itu, Litbang Times Indonesia hari ini mengeluarkan hasil riset dan survey elektabilitas nama calon Wali Kota Batu. Dari 440 responden di Kota Batu dengan menggunakan metode multistage random sampling melalui wawancara warga serta analisis data diketahui tingkat elektabilitas nama-nama calon.

Tiga besar nama didapat elektabilitas tinggi yakni Dewanti Rumpoko menempati posisi teratas dengan 15,92 persen, disusul Abdul Madjid dengan 5,4 persen, dan Punjul Santoso dengan 3,8 persen, serta disusul nama-nama lain termasuk calon PKB yakni Hairudin (Gus Din) dan Muhyidin (Gus Udyn). Sedangkan margin eror mencapai 4,8 persen.

"Hasil riset kami itu setidaknya mewakili 69,52 persen, dan sekitar 30,45 persen sebagai pemilih yang belum diketahui pilihannya," kata Sylfia Rizzana, Manajer Riset LTI.

Melihat hasil survei tersebut, dikatakan Sylfia, belum diketahuinya pilihan dari 30,45 persen pemilih dalam Pilkada Kota Batu tersebut menjadi peluang bagi Calon untuk bisa merebut suara pemilih itu dan memenangkan Pilkada Kota Batu.

"Jadi kami menilai, Bu Dewanti yang memiliki elektabilitas tertinggi saat ini belum menjamin bisa memenangkan Pilkada Kota Batu. Karena bisa saja calon lain merebut suara dari pemilih yang belum menentukan pilihanya," ucap Sylfia.

Sedangkan pengamat Politik dari Universitas Brawijaya (UB) Malang, Haris Elmahdi mengatakan, riset dari hasil survei responden yang dilakukan LTI mendasarkan pada figur ketokohan. Dan hasil survei tersebut belum mendasarkan pada visi dan misi dari para calon.

"Untuk itu, sebaiknya visi dan misi dari para calon juga menjadi kajian dari hasil survei. Jadi kami kira hasil survei itu belum sepenuhnya mewakili keinginan rakyat kota Batu terhadap calon pemimpin seperti apa yang diidamkan," tutur Haris Elmahdi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved