Jumat, 24 April 2026

Malang Raya

Ditegur Polisi, Pentas Seni Kolaborasi Tetap Berjalan di Alun-alun Malang

“Si Gatot Koco ini memiliki semangat yang luar biasa. Itulah yang ingin kami tunjukkan kepada anak muda. Bahwa semangat itu yang harus dicontoh,"

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putry
Kolaborasi Seni Lukis dari Komunitas Seni Brain 9 Art dengan musik Band DAF serta Teater Celoteh di Alun Alun Merdeka Kota Malang, Sabtu (17/9/2016). 

SURYAMALANG.COM. KLOJEN - Penampilan teater berkolaborasi dengan pelukis yang diadakan oleh Komunitas Brain 9 Art, di Alun-alun Merdeka Kota Malang tepatnya di sekitar bundaran air mancur, sempat ditegur oleh aparat kepolisian, Sabtu (17/9/2016).

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi seni dengan tema Alun-alun Tersenyum. Ada sekitar 7 pelukis yang sedang melukis serta ada 5 karya lukisan yang sudah jadi. Nantinya lukisan ini akan dilelang, dan kemudian akan di sumbangkan untuk Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Kota Malang.

Terlihat, sekitar pukul 4 sore, masyarakat sudah menggeromboli pelukis kaki terkenal asal Kota Malang, Sadikin. Sadikin yang dikerumuni orang-orang sedang melukis Masjid Jami’. Tak hanya Sadikin, tetapi juga ada pelukis lain yang turut melukis di kegiatan ini.

Selain itu, tak hanya pertunjukan musik saja, tetapi juag ada penampilan wayang yang didalangi oleh dua dayang cilik, yakni Claudio Akbar Yudistira dan Bagas Rezza.

Sebelum memulai, wisatawan asal Holland diminta untuk menyerahkan wayang kulit yang akann digunakan oleh dayang cilik. Kedua dalang cilik ini memainkan wayang dengan judul Kelahiran Gatot Kaca serta diiringi musik gamelan.

Claudio, mengatakan ia yang sudah 12 tahun menjadi dalang cilik, judul wayangan yang ia mainkan ini untuk menonjolkan semangat tokoh wayang Gatot Kaca yang baru lahir.

“Si Gatot Koco ini memiliki semangat yang luar biasa. Itulah yang ingin kami tunjukkan kepada anak muda. Bahwa semangat itu yang harus dicontoh. Agar Bahasa nya mudah dipahami, kami menggunakan Bahasa Jawa sekaligus Bahasa Indonesia,” tutur siswa kelas XI di SMKN 11 itu.

Selain itu, juga ada penampilan dari Teater Celoteh. Adapun band DAF yang mengiringi jalannya penampilan seni kolaborasi. Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama yang diadakan oleh Komunitas Brain 9 Art di Alun-alun Merdeka.

Penampilan kolaborasi ini, dikatakan Manager sekaligus Koordinator Brain 9 Art, Farid Yudiatmoko Setjo, tak hanya sekedar menampilkan kesenian saja, tetapi juga mengandung unsur edukasi kepada masyarakat Kota Malang khususnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved