Kediri
Mendadak, Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Kediri Diberhentikan
"Kami mengetahui pemberhentian kami dari surat yang diterima salah seorang anggota PDM melalui WA (whatsaap),"
Penulis: Didik Mashudi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Konflik di tubuh Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri telah mencapai puncaknya. Hal ini menyusul turunnya SK pemberhentian dan pergantian pengurus PDM Kota Kediri kepada pelaksana tugas (Plt).
Pergantian pengurus Plt ini melalui SK Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim No 366/KEP/II.0/D/2016 tentang Pelaksana tugas PDM Kota Kediri 2015/2020.
SK PWM Jatim tertanggal 15 September 2016 ini ditandatangani Ketua M Saad Ibrahim dan Sekretaris Tamhid Masyhudi.
Sementara susunan Plt PDM Kota Kediri Ketua Thohir Luth, Wakil Ketua Achmad Fanani Sumali, Sekretaris Ikhwan Nurhadi, Wakil Sekretaris Mintardjo, Bendahara Mohammad Sholeh dan anggota Mohamad Budi Pahlawan, Aziz Usman dan Suwarno.
Sebelumnya PMW Jatim telah mengeluarkan SK PWM Jatim No 359/KEP/II.0/D/2016 tentang Pemberhentian ketua dan anggota PDM Kota Kediri periode 2015 - 2020 yang dipimpin Prof Fauzan dan Sekretaris Ali Mursidi.
Dalam SK tersebut jelas dicantumkan pertimbangan pemberhentian karena PDM Kota Kediri dinilai tidak patuh terhadap kebijakan PMW Jatim serta demi menegakkan disiplin organisasi dalam persyarikatan Muhammadiyah di Jatim.
Pemberhentian PDM Kota Kediri telah dikonsultasikan dengan PP Muhammadiyah serta memperhatikan hasil rapat PWM Jatim 9 September 2016.
Selain itu juga mempertimbangkan perkembangan pimpinan PDM Kota Kediri terutama berkaitan dengan RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri.
Dikonfirmasi terpisah Sekretaris PDM Kota Kediri Ali Mursidi menyebutkan, sejauh ini secara resmi masih belum menerima SK pemberhentian dan penunjukan Plt PDM Kota Kediri.
"Kami mengetahui pemberhentian kami dari surat yang diterima salah seorang anggota PDM melalui WA (whatsaap)," jelasnya.
Pihak pengurus PDM Kota Kediri yang diberhentikan malahan telah menggelar rapat. Hasilnya menolak keputusan PW Muhammadiyah Jatim serta bakal mempertanyakan keabsahan pemberhentian pengurus ke PP Muhammadiyah.
"Setahu kami dalam AD/ART tidak dikenal adanya pemberhentian pengurus PDM, tapi pemberhentian anggota. Ini yang terjadi seluruh pengurus tiba-tiba diberhentikan oleh PW Muhammadiyah Jatim," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/dokumen-kediri_20160915_110947.jpg)