Kamis, 30 April 2026

Malang Raya

Pendaftaran Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso di KPU Batu Makan Waktu Hingga 2,5 Jam

Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Utari mengatakan, dalam pendaftaran Paslon yang diusung PDIP untuk Pilkada Kota Batu persoalan yang harus diselesaikan

Tayang:
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Cawali Dewanti Rumpoko didampingi Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edi Purnomo (tengah) dan Cawawali Punjul Santoso saat menyelesaikan proses akhir pendaftaran Paslon di KPU Kota Batu, Rabu (21/9/2016). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Selesai melakukan pendaftaran sebagai pasangan calon (Paslon) di KPU Kota Batu, Cawali Dewanti Rumpoko dan Cawawali Punjul Santoso kembali diantar balik pulang ratusan pendukungnya.

Ini setelah Paslon yang diusung PDIP dalam Pilkada Kota Batu menyelesaikan proses pendaftaran selama 2,5 jam atau mulai pukul 13.10 WIB hingga pukul 15.35 WIB.

"Tidak masalah proses pendaftaran lama, karena memang sistem pendaftaran baru dengan menggunakan SILON secara online yang langsung terhubung ke KPU Pusat sehingga lama, dan itu beda dengan pendaftaran calon dalam Pilkada sebelumnya," kata Dewanti Rumpoko saat keluar dari ruang pendaftaran Paslon KPU Kota Batu, Rabu (21/9/2016).

Dijelaskan Dewanti, dalam pendaftaran paslon ada banyak persyaratan administrasi yang harus dilengkapi. Dan hal itu juga menjadi penyebab lamanya proses pendaftaran Paslon. Bahkan, dirinya masih harus melengkapi syarat LHKPN, surat dari KPK, dan sebagainya.

"Dan untuk persyaratan yang kurang akan kami lengkapi pada masa perbaikan nanti, yang pasti KPU sudah menerima dokumen pendaftaran dan telah teregistrasi dalam SILON KPU," ucap Dewanti Rumpoko.

Untuk itu, dikatakan Dewanti, setelah resmi terdaftar sebagai Paslon di KPU maka pihaknya akan masuk pada penajaman visi misi sebagai calon Wali Kota Batu. Terutama dalam pencapaian visi misi dua potensi utama yang ada di Kota Batu. Yakni potensi Pariwisata dan potensi Pertanian.

Untuk potensi Pariwisata, menurut Dewanti, Kota Batu sudah berhasil dijalankan. Namun untuk potensi Pariwisata itu yang masih harus terus dikembangkan. Terutama menyangkut Pertanian Organik yang harus berhasil diterapkan di Kota Batu. Karena bila Kota Batu berhasil dengan Pertanian Organik maka akan semakin dikenal masyarakat luas. Dimana dengan pertanian Organik petani bisa menghasilkan produk lima kali lipat atau lebih dari hasil pertanian biasa.

"Kami akan teruskan program Pertanian Organik itu karena hingga kini belum maksimal bila mendapat amanat sebagai Wali Kota Batu," ujar Dewanti Rumpoko.

Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Utari mengatakan, dalam pendaftaran Paslon yang diusung PDIP untuk Pilkada Kota Batu persoalan yang harus diselesaikan terkait nomor Surat Keputusan Rekom DPP PDIP. Dimana nomor SK rekom belum diisi dalam formulir pendaftaran. Ini dikarenakan nomor rekom untuk Paslon Pilkada Kota Batu belum ada.

"Kami tadi langsung konsultasi ke DPP PDIP, dan nomor SK Rekom ya sama dengan yang diumumkan. Jadi tadi langsung kami tulis dan tanda tangani, persoalan itu sudah langsung selesai tadi," kata Sri Utari.

Mengenai kelengkapan syarat administrasi lain, ungkap Sri Utari, bisa dilengkapi terus hingga waktu perbaikan. Karena semua persyaratan Paslon yang kurang tadi sudah di inventarisis tinggal dilakukan perbaikan dan penyempurnaan," tutur Sri Utari.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved