Jumat, 24 April 2026

Sportarema

Gagal di Korea, Pasangan Henda/Ahsan Berpisah, Ini Komentar Kedua Pemain

“Li/Liu sudah siap dengan pola permainan kami. Saat kami mengubah permainan menjadi defense juga bisa ditembus terus,”

Editor: fatkhulalami
kompas.com
Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan 

SURYAMALANG.COM - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan gagal melangkah lebih jauh di kejuaraan bulu tangkis Korea Open Super Series 2016. Langkah unggulan ketiga ini terhenti, menyusul kekalahan dari Li Junhui/Liu Yuchen (Tiongkok) lewat skor 11-21, 16-21.

Kekalahan itu membuat catatan Li/Liu makin unggul dalam rekor pertemuan dengan Hendra/Ahsan. Kini  kedudukan 5-2, dimana Li/Liu menang dalam empat pertemuan terakhir.

Faktor tenaga dan kekuatan lawan menjadi kesulitan utama yang menjadi hambatan bagi Hendra/Ahsan dalam berhadapan dengan pasangan muda Tiongkok berpostur tinggi ini.

“Lawan kami tenaganya kencang-kencang dan mungkin mereka sangat percaya diri kalau melawan kami,” kata Ahsan seperti dikutip di situs PB PBSI, Badmintonindonesia.org.

“Li/Liu sudah siap dengan pola permainan kami. Saat kami mengubah permainan menjadi defense juga bisa ditembus terus,” terang Hendra.

Setelah Korea Open Series, Hendra/Ahsan akan ‘dicerai’ dan dipasangkan dengan pemain pelapis. Pada ajang Denmark Open Super Series Premier 2016 dan French Open Super Series 2016 yang berlangsung bulan depan, Hendra akan berpasangan dengan Rian Agung Saputro, sedangkan Ahsan bersama Berry Angriawan.

“Saya berharap bisa mengembalikan rasa percaya diri dan mau mengembalikan tenaga. Semoga kami bisa lebih baik lagi kedepannya,” aku Ahsan.

“Semoga saya bisa memberi pengalaman yang cukup untuk Rian, dia juga harus cepat belajar,” terang Hendra. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved