Malang Raya

Lagu Rek Ayo Rek Dibawakan Menggunakan Bahasa Mandarin Berjudul Lai Pengyou Lai

Qin Xiaohe, Direktur Pusat Bahasa Mandarin UM menyatakan, biasanya pada bulan 9 atau 10 selalu dilaksanakan kegiatan peringatan Confucius

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Siswa SMA Lab Universitas Negeri Malang (UM) menyajikan lagu Rek Ayo Rek dalam Bahasa Mandarin di gedung Sasana Budaya, Minggu (2/10/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Lagu ‘Rek Ayo Rek’ dinyanyikan oleh tiga siswa SMA Lab UM menggunakan Bahasa Mandarin dengan judul ‘Lai Pengyou Lai’. Penampilan mereka mendapat sambutan dari penonton acara Confucius Day di Gedung Sasana Budaya Universitas Negeri Malang (UM), Minggu (2/10/2016).

Tampilan mereka diiringi musik akustik yaitu biola, gitar dan cajon. "Yang mengalihbahasakan mahasiswa Universitas Brawijaya. Bulan lalu, grup ini ikut lomba di sana," jelas Virlly, guru Bahasa Mandarin SMA Lab UM kepada SURYAMALANG.COM di sela acara.

Akhirnya lagu ini disajikan lagi di acara yang diadakan Pusat Bahasa Mandarin UM ini. "Tinggal latihan lagi menjelang acara," jelas Virlly. Grup Xualu You Mei terdiri dari enam siswa. Yaitu Rara pada biola, Syafrie (cajon), Aston (gitar) dan tiga vokalis yaitu Kharisma, Ayu dan Tamara. Semuanya siswa kelas 11.

Selain menyajikan lagu yang dipopulerkan oleh penyanyi Mus Mulyadi itu, mereka menyajikan lagu Ni Yao De Ai (Cinta Yang Kau Inginkan) yang populer saat penayangan serial Meteor Garden F4.

Mengikuti kegiatan ini serasa berada di Tiongkok. Terutama dari sajian budayanya berupa tarian dan lagu.

Ayu, ketua panitia menyatakan berbeda dengan sajian Confucius Day sebelumnya, tahun ini ada sajian kesenian Tiongkok.

"Teman-teman yang tampil di tari pembukaan ‘Hari Yang Baik’ sebanyak delapan orang berlatih selama seminggu," tutur Ayu.

Qin Xiaohe, Direktur Pusat Bahasa Mandarin UM menyatakan, biasanya pada bulan 9 atau 10 selalu dilaksanakan kegiatan peringatan Confucius.

Ia berharap, para mahasiswa bisa belajar Bahasa Mandarin dengan baik sehingga bisa menjalin hubungan baik antara Tiongkok dan Indonesia.

Selain nyanyi, juga ada sajian tari. Seperti sajian mahasiswa tahun ketiga dengan ‘Kembang Api di Bulan Maret’.

Kemudian duet dua dosen Tiongkok dengan lagu ‘Ada Kamu di Perjalanan’. Kemudian ada sajian tari ‘Gendang Matahari’. Serta ada peragaan busana pakaian tradisional Tiongkok atau China.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved