Breaking News:

Malang Raya

Pemkab Lombok Utara Berguru ke Pemkot Batu

“Kami melihat sejumlah strategi Pemkot Batu cukup tepat. Kami akan coba menerapkan di Lombok Utara agar angka kemiskinan turun.”

SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Wakil Wali Kota Batu, H Punjul Santoso bersama Wakil Bupati Lombok Utara, Syarifuddin saat bertemu di Balai Kota Among Tani, Selasa (11/10/2016). 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Keberhasilan Pemkot Batu menjalankan program pengentasan kemiskinan membuat Pemkab Lombok Utara salut. Strategi yang diterapkan Pemkot Batu dalam pengentasan kemiskinan dinilai tepat sehingga bisa menurunkan angka kemiskinan.

Wakil Bupati Lombok Utara, Syarifuddin mengatakan Lombok Utara dan Kota Batu banyak memiliki kesamaan. Dua daerah ini sama-sama berpenduduk kurang dari 200 ribu jiwa, mata pencaharian utama rakyat adalah pertanian dan peternakan, dan sektor usaha pariwisata terus berkembang.

Menurutnya, 70 persen PAD Kabupaten Lombok Utara ditopang sektor pariwisata. Namun sebanyak 40 ribu KK di Lombok Utara tergolong masyarakat miskin, dan sekitar 4.000 di antaranya merupakan pengangguran.

“Kami melihat sejumlah strategi Pemkot Batu cukup tepat. Kami akan coba menerapkan di Lombok Utara agar angka kemiskinan turun,” kata Syarifuddin usai bertemu dengan pejabat Pemkot Batu, Selasa (11/10/2016).

Diantara strategi pengentasan kemiskinan yang dilakukan Pemkot Batu adalah peningkatan wirausaha di masyarakat. Kabupaten pimpinannya pun akan menggalakkan wirausaha sebagai upaya pengentasan kemiskinan.

Pihaknya akan awali dengan menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan. Hal itu sesuai dengan pengembangan pertanian, peternakan dan pariwisata.

“Pemkot Batu telah melakukan hal itu, dan kami akan mencontoh program tersebut untuk pengentasan kemiskinan di Lombok Utara,” ucap Syarifuddin.

Sementara itu, Wawali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan Pemkot Batu dalam menjalankan program pengentasan kemiskinan tidak lepas dari kesadaran warga. Warga bersedia mengikuti berbagai program pembinaan dan pelatihan kewirausahaan. Warga juga didorong mengembangkan kreativitas dan ketrampilanya untuk berwirausaha.

“Apalagi pasar hasil wirausaha di Kota Batu cukup terbuka sehingga warga mudah memasarkan hasil karyanya,” tutur Punjul Santoso.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved