Breaking News:

Malang Raya

Terpilih Jadi Ketua Forum WR 3, Prof Arief Prajitno Dapat Hadiah Stempel

Saleh kemudian memberikan hadiah ke Arief. Hadiah itu tersimpan dalam kotak kecil. “Apa ya? Kok ringan?,” tanya Arief di podium.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Wakil Rektor 3 Universitas Brawijaya (UB), Prof Dr Ir Arief Prajitno MS terpilih sebagai Ketua Forum Wakil Rektor PT Jatim di UIN Maulana Malik Ibrahim , Selasa (11/10/2016). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU – Wakil Rektor (WR) 3 Universitas Brawijaya (UB), Prof Dr Ir Arief Prajitno MS terpilih sebagai Ketua Forum WR 3 perguruan tinggi se Jatim. Dia menggantikan WR 3 Universitas Negeri Jember (Unej), Prof Dr Moh Saleh.

Pemilihan ketua forum ini digelar di aula lantai 5 kampus 1 UIN Maulana Malik Ibrahim, Selasa (11/10/2016). Sebelum mendaulat sebagai ketua forum, Saleh bertanya kepada anggota forum. Seluruh anggota forum kompak menjawab setuju.

Saleh kemudian memberikan hadiah ke Arief. Hadiah itu tersimpan dalam kotak kecil.

“Apa ya? Kok ringan?,” tanya Arief di podium.

Arief langsung membuka hadiah tersebut. Ternyata kotak tersebut berisi stempel forum.

“Ini hadiah amanah,” komentar dia.

Usai kegiatan itu, Arief didapuk untuk mempresentasikan strategi menghadapi pimnas (pekan ilmiah nasional) 2017. Dalam sambutannya, Arief berjanji akan menjadikan Jatim sebagai gudangnya Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

“Jatim sangat potensial karena banyak perguruan tinggi,” jelas Arief di acara itu. 
Saat pimnas 2016 di IPB Bogor perguruan tinggi dari Jatim banyak yang lolos PKM. Dia berharap bisa meningkatkan PKM yang lolos Pimnas. Dia juga akan sosialisasi ke ke kampus.

Menurutnya, diantara kunci sukses adalah harus tahu sela reviewernya. Dia berharap perguruan tinggi memberi dorongan agar mahasiswanya mengikuti PKM. Mahasiswa yang lolos PKM bisa dibiayai Kemenristek Dikti.

PKM bisa mengangkat masalah yang sedang up to date. Menurutnya, mahasiswa lebih memahami hal-hal baru. Kesulitannya pada referensi untuk mengembangkan karyanya.

“Di sanalah peran dosen pendamping,” ungkap Arief.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved