Breaking News:

Malang Raya

Waduh… 180 Potensi Cagar Budaya di Kota Malang Tanpa SK Wali Kota

“Saya sudah teriak sejak tiga tahun lalu. Sekarang harus ditetapkan. Kalau ada yang mau membongkar, urusannya dengan hukum.”

SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
ilustrasi situs kuno. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Tim ahli cagar budaya Kota Malang akan fokus mendata dan merekomendasikan situs cagar budaya yang ada untuk disematkan. Sejarahwan Universitas Negeri Malang Dwi Cahyono menjelaskan ada sekitar 180 cagar budaya di Kota Malang. Semuanya belum ada yang disematkan dalam bentuk Surat Keterangan Wali Kota.

“Saya sudah teriak sejak tiga tahun lalu. Sekarang harus ditetapkan. Kalau ada yang mau membongkar, urusannya dengan hukum,” ucapnya, Selasa (12/10/2016).

Setelah resmi terbentuk, fokus utamanya adalah cagar budaya jenis bangunan. Bangunan cagar budaya itu akan diusulkan, dan direkomendasikan kepada tim ahli cagar budaya provinsi dan pemerintah pusat.

“Tugas kami juga memberi rekomendasi agar disematkan oleh pemda (Pemerintah daerah),” tambah Dwi yang juga kandidat tim ahli.

Bangunan cagar budaya memiliki banyak spesifikasi, seperti berusia 30 tahun lebih, dan arsitektur lama. Rencananya tim ini akan ikut sertifikasi di Bali. Setelah resmi disertifikasi, tim baru bisa mulai bertugas.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved