Jumat, 10 April 2026

Situbondo

Korban Pembunuhan Kanjeng Dimas ini Pernah Gagal Dibunuh

“Kelompok itu bukan ekskutor. Kami curigai kelompok itu pernah berencana membunuh Ismail, dan tidak berhasil."

Penulis: Izi Hartono | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Izi Hartono
Bibi Rasemjan, istri Ismail Hidayah berdoa di makam suaminya, Jumat (14/10/2016). 

SURYAMALANG.COM, SITUBONDO - Bukan hanya Wahyudi Cs yang ingin menghabisi nyawa Ismail Hidayah (44). Sebelum dibunuh pada 2 Pebruari 2015, Ismail juga pernah akan dibunuh kelompok lain. Tapi rencana pembunuhan ini gagal.

Hal itu dikatakan kuasa hukum keluarga Ismail Hidayah, Asman Afif Ramadhani disela pemakaman korban pembunuhan atas instruksi Kanjeng Dimas Taat Pribadi tersebut, Jumat (14/10/2016).  Menurutnya, kelompok yang pernah berencana membunuh Ismail masih belum ditangkap polisi.

“Kelompok itu bukan ekskutor. Kami curigai kelompok itu pernah berencana membunuh Ismail, dan tidak berhasil,” kata Asman.

Menurutnya, ada beberapa tim yang pernah ingin membunuh Ismail. Hanya kelompok Wahyudi yang bisa menghabisi nyawa Ismail. Dia berharap polisi menangkap orang yang pernah berencana membunuh Ismail tersebut.

“Itu yang harus ditindaklanjuti polisi,” tambahnya.

Sementara itu, jasad Ismail dimakamkan di TPU Tanjungsari, Kelurahan, Mimbaan, Kecamatan Panji. Pelayat yang mengendarai motor mengantarkan jenazah korban menuju pemakaman.

Adik sepupu Ismail, Taufik Hidayat mengatakan keluarga sempat yakin Ismail masih hidup selama dua tahun terakhir. Keluarga baru percaya setelah polisi melakukan proses identifikasi atas jenazah yang sempat tidak diketahui identitasnya itu.

“Pokoknya namanya dia (Ismail, red.) sangat harum di mata masyarakat,” kata Taufik.

Penyidik Polda Jatim dan Polres Probolinggo telah menangkap delapan tersangka terkait dugaan pembunuhan Ismail Hidayah. Enam tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Probolinggo, yaitu Wahyudi, Wahyu Wijaya, Ahmad Suryono, Kurniadi. Sedangkan tiga tersangka lain baru menyerahan diri ke Mapolda, yaitu Erick Yulingga, Muryad Subianto dan Boiran.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved