Malang Raya
Hore… Bosda di Kota Malang Naik Dua Kali Lipat
“Saat pembahasan APBD 2016 belum terinformasikan bila bantuannya hanya Rp 25.000. Kami baru tahu setelah KUA-PPAS," kata Wasto.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Bantuan Operasional Daerah (Bosda) bagi pelajar di Kota Malang akan naik dua kali lipat. Bantuan yang semula sebesar Rp 25.000 per siswa setiap bulan akan naik menjadi sebesar Rp 50.000 per siswa setiap bulan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, Wasto menilai bantuan sebesar Rp 25.000 per siswa setiap bulan amat kecil. Kenaikan Bosda ini diharapkan bisa meningkatkan mutu pendidikan di Kota Malang.
Dana Bosda akan disalurkan bagi pelajar SD, SMP, dan SMA negeri maupun swasata. Kenaikan dana Bosda untuk memenuhi operasional setiap siswa.
“Saat pembahasan APBD 2016 belum terinformasikan bila bantuannya hanya Rp 25.000. Kami baru tahu setelah KUA-PPAS. Makanya kami tambah menjadi Rp 50.000,” kata Wasto, Selasa (18/10/2016).
Sementara itu, Wawali Kota Malang, Sutiaji mengaku telah menyiapkan dana Bosda sekitar Rp 30 miliar. Bantuan ini sudah termasuk bantuan bagi sekolah swasta.
Selama ini penyaluran Bosda masuk melalui sekolah. Pemkot sedang memikirkan agar dana itu bisa langsung ke siswa melalui rekening. Pemkot masih kesulitan mengatur agar saldo di rekening hanya bisa diambil untuk keperluan sekolah.
“Kami sedang mempersiapkan sistemnya. Jadi, dana di rekening hanya bisa dicairkan untuk kebutuhan sekolah” kata Sutiaji.
Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Hadi Susanto mengatakan dewan sudah setuju penambahan bantuan dana Bosda. Penambahan bantuan ini untuk menyesuaikan kebutuhan sekarang.
“Pendidikan kan langsung dirasakan masyarakat,” kata Hadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/berita-malang-sutiaji-sidak-dindik-kota-malang_20160628_182342.jpg)