Malang Raya
Wali Kota Malang Ingatkan Kepala Sekolah yang Baru Dilantik Agar Menghindari Pungutan Liar
Sebanyak 21 kepala sekolah (kasek) baru dikukuhkan oleh Wali Kota Malang, M Anton, di Aula Dindik Kota Malang, Jumat (21/10/2016)
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Sebanyak 21 kepala sekolah (kasek) baru dikukuhkan oleh Wali Kota Malang, M Anton, di Aula Dindik Kota Malang, Jumat (21/10/2016). Mereka menduduki jabatan sebagai kepala SDN dan SMPN.
"Pengisian kasek ada yang karena purna atau pensiun. Namun ada juga yang naik atau promosi dan ada yang dimutasi ke sekolah lain," jelas Zubaidah, Kadindik Kota Malang usai pelantikan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Malang mengingatkan mereka adalah pimpinan sebuah sekolah.
"Sebagai manajerial sekolah harus pandai-pandai mengatur kegiatan-kegiatan di sekolah dan menerapkan aturan yang benar dan bekerja profesional," kata Abah Anton.
Selain itu, sebagai abdi negara, wali kota mengingatkan agar mereka lebih hati-hati. Sebab di Kota Malang, SD-SMP merupakan sekolah gratis. Maka harus memperhatikan kebijakan ini.
"Terutama menyangkut pungli. Tidak tahu nilainya. Rp 5 ribu atau Rp 10 ribu, konsekuensinya berat dan harus bertanggungjawab jika ada pungli," katanya.
Selain pungli, masalah gratifikasi juga harus dihindari. Jangan sampai dilanggar dan itu bisa membawa nama sekolah.
"Daerah-daerah sekarang sudah membentuk satgas anti pungli. Jika diketahui, maka akan masuk ranah tipikor," jelas abah.
Ia mengingatkan agar guru-guru dan kasek jangan sampai mengarah ke hal-hal seperti itu.
"Banyak guru di Kota Malang yang ingin dikukuhkan jadi kepala sekolah. Mereka antre. Maka bapak ibu harus menjaga kepercayaan saya dan menjadi contoh," ungkap wali kota.
Para kasek baru itu akan menjalankan tugaskan selama empat tahun. Mereka telah lulus dari LP2KS (Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah) dan sudah memiliki NUKS (Nomer Unik Kepala Sekolah).
Ke-21 kasek baru itu untuk mengisi 16 SDN dan lima SMPN. Meliputi SDN Bandulan 4, SDN Tunggulwulung 1, SDN Polowijen 3, SDN Kebonsari 4, SDN Sawojajar 6, SDN Tlogomas 1, SDN Balearjosari 2, SDN Klojen dan SDN Percobaan 1.
Kemudian SDN Tunjungsekar 3, SDN SDN Tunjungsekar 1, SDN Rampalcelaket 2, SDN Bareng 5,
SDN Jatimulyo 4 dan SDN Bareng 1 serta SDN Purwantoro 8.
Sementara jabatan kasek SMPN yang baru adalah SMPN 22. Kasek sebelumnya Anny Yulistyowati dimutasi ke SMPN 8 karena pejabat sebelumnya pensiun.
Kemudian SMPN 22 diisi Mohammad Solikin. Kemudian dikukuhkan juga kasek baru untuk SMPN 17, SMPN 7 dan SMPN 12.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/wali-kota-malang-m-anton-mengukuhkan-21-kepala-sekolah-baru_20161021_191122.jpg)