Kediri
Pemkot Kediri Bongkar Kafe Dermaga Sungai Brantas, Ini Program Penggantinya . . .
Ada sekitar 60 warung lesehan yang ada di sepanjang bantaran Sungai Brantas. Pihaknya akan mengumpulkan pengelola warung lesehan untuk sosialisasi.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KEDIRI – Pemkot Kediri membongkar bangunan kafe dermaga Sungai Brantas di Jalan Inspeksi Pengairan, Senin (24/10/2016). Pemkot mengerahkan alat berat untuk membongkar bangunan café.
Bangunan yang didominasi kayu dan bambu telah rata dengan tanah dalam waktu singkat. Begitu pula gazebo dan dapur yang terbuat dari beton. Petugas hanya menyisakan joglo dermaga yang biasa menjadi tempat prosesi larung sesaji.
Pembongkaran bangunan kafe dermaga ini sebagai tindak lanjut rencana Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Kepala Satpol PP Kota Kediri, Ali Muklis mengatakan kafe dermaga dikelola pihak ketiga. Pihaknya akan mengembalikan lagi seperti bangunan semula.
“Kami bongkar dulu bangunan milik Pemkot,” kata Ali.
Rencananya sisa bangunan dermaga akan digunakan untuk Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Satpol PP pun akan mendirikan pos pantau di joglo bangunan dermaga.
“Pihak ketiga yang menyewa areal dermaga sudah legowo pembongkaran ini,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Mojoroto, Basuki mengatakan ada sekitar 60 warung lesehan yang ada di sepanjang bantaran Sungai Brantas. Pihaknya akan mengumpulkan pengelola warung lesehan untuk sosialisasi rencana pembongkaran.
“Kami akan berupaya mencari jalan keluarnya, seperti membuka sentra kuliner,” kata Basuki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kafe-dermaga-kediri_20161024_180455.jpg)