Malang Raya

Walah, Nelayan Tambakrejo Belum Tersentuh Asuransi

“Katanya kalau terjadi kecelakaan, bisa mendapat santunan hingga Rp 200 juta,” tutur Sih Budi Hari, Ketua Nelayan Desa Tambakrejo.

Walah, Nelayan Tambakrejo Belum Tersentuh Asuransi
surya/david yohanes
Ilustrasi nelayan. 

SURYAMALANG.COM, SUMBERMANJING WETAN - Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) gagasan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum menyentuh nelayan Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan. 180 anggota nelayan di desa ini belum mendapatkan asuransi.

Ketua Nelayan Desa Tambakrejo, Sih Budi Hari sudah menerima sosialisasi dari KKP. Tapi penjelasan tersebut belum dipahami para nelayan.

“Katanya kalau terjadi kecelakaan, bisa mendapat santunan hingga Rp 200 juta,” tutur Budi, Kamis (3/11/2016).

Tapi tidak dijelaskan uang premi yang harus dibayar nelayan. Proses pengajuan asuransi pun harus dilakukan secara kelompok. Pengajuan berdasar kelompok inilah yang membingungkan nelayan.

“Katanya kalau satu per satu terlalu ribet dan lama. Makanya asuransi dibuat berdasarkan kelompok nelayan,” tambah Budi.

Budi sudah membuka rekening baru atas nama kelompok sesuai arahan KKP. Tapi kelanjutannya seperti apa, Budi belum tahu.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Malang, M Nasri menerangkan, asuransi ini bukan sekedar untuk kecelakaan. Nelayan bisa memanfaatkan dana cadangan saat masa paceklik. Program asuransi ini lebih mengarahkan keuangan para nelayan.

“Program ini dari pemerintah pusat. Kami hanya menyuplai data nelayan yang akan jadi sasaran program ini,” terang Nasri.

Kepala Bidang Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Budi Rianto mengaku mendapat target bisa menjaring 2000 nelayan. Tapi baru 350 nelayan yang mendapat kartu BPAN.

Ditargetkan 2000 nelayan itu bisa mendapat BPAN pada akhir tahun ini. Makanya DKP akan melakukan jemput bola.

“Kami harus datang langsung ke para nelayan. Tidak bisa diam menunggu. Akhir tahun ini target 2.000 nelayan harus terpenuhi,” tegas Budi Rianto.

Penulis: David Yohanes
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved