Malang Raya

Bupati Malang Rendra Kresna Penuhi Panggilan Polres Malang Kota, Terkait Dugaan Suap Kepala BKD

Untuk pemeriksaan sebagai saksi itu, Rendra sudah menyiapkan jawaban-jawaban yang kemungkinan akan dilontarkan petugas

Bupati Malang Rendra Kresna Penuhi Panggilan Polres Malang Kota, Terkait Dugaan Suap Kepala BKD
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Bupati Malang, Rendra Kresna, di Polres Malang Kota, Senin (7/11/2016) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Bupati Malang, Rendra Kresna, memenuhi panggilan Polres Malang Kota terkiat kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malang, Suwandi, Senin (7/11/2016).

Rendra datang sekitar pukul 09.20 WIB menaiki mobil dinasnya bernopol N 1 DP. Rendra datang menggunakan baju batik berlengan panjang. Kepada wartawan yang sudah menunggunya sejak pagi, Rendra menyempatkan wawancara sebelum masuk ke ruang penyidikan.

"Diundang, ada undangan, kalau tanpa undangan masa mau datang sendiri," ujar Rendra.

Untuk pemeriksaan sebagai saksi itu, Rendra sudah menyiapkan jawaban-jawaban yang kemungkinan akan dilontarkan petugas.

"Ya, kalau ditanya terkait dengan saya sebagai atasan Pak Wandi, ya sebagai bupati, mungkin nanti proses perpindahan seseorang yang ingin ke Kabupaten Malang, pasti kalau ada pertanyaan itu saya pasti mampu menjawab," ungkapnya.

Rendra juga mengatakan, seluruh proses perpindahan pegawai ke Kabupaten Malang selalu diketahuinya. Tak hanya antarwilayah, informasi perpindahan antarkabupaten dalam provinsi maupun antarprovinsi juga dia terima.

Baru setelah informasi itu masuk, pihaknya menerimanya sesuai prosedur. Antara lain mulai dari laporan ke sekretaris daerah, asisten, BKD, dan koordinasi dengan Dinas Terkiat.

"Kalau guru harus koordinasi dengan Dinas Pendidikan. Apakah ada formasi di Dinas Pendidikan. Kalau umpamanya dokter atau tenaga medis, dia harus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Ada nggak formasi di tempatnya, dan seterusnya," ucapnya.

"Nggak mungkin orang yang mau pindah ke Kabupaten Malang klunak-klunuk, nggak bisa," tambahnya.

Namun, ia mengaku tak tahu tentang pungutan yang dilakukan Suwandi hingga ia ditangkap polisi. Menurut Rendra, itu urusan pribadi Suwandi.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved