Sportarema

21 Cabor Mosi Tidak Percaya kepada Ketua KONI Kabupaten Malang

Ternyata SK tersebut hanya berlaku sampai Maret 2016. Jadi seharusnya SK itu tidak bisa digunakan untuk mendaftar sebagai ketua KONI.

21 Cabor Mosi Tidak Percaya kepada Ketua KONI Kabupaten Malang
SURYAMALANG.COM/Dyan Rekohadi
Perwakilan pengkab cabor Kabupaten Malang menunjukkan surat mosi tidak percaya kepada Ketua KONI kabupaten Malang, Senin (7/11/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Induk organisasi olahraga Kabupaten Malang, KONI, bergejolak. Sebanyak 21 organisasi cabang olahraga (cabor) atau Pengkab menyampaikan mosi tidak percaya kepada Ketua KONI Kabupaten Malang, Ashari.

Ketua Persatuan Judo Indonesia (PJSI) Kabupaten Malang, Eddy Poerwanto menyebut ada pelanggaran dan kebohongan publik saat ketua KONI terpilih mendaftar pemilihan. Ashari maju menggunakan SK Perserosi (Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia). Ashari memang menjadi ketua Perserosi Kabupaten Malang sebelum menjabat sebagai ketua KONI.

Ternyata SK tersebut hanya berlaku sampai Maret 2016. Jadi seharusnya SK itu tidak bisa digunakan untuk mendaftar sebagai ketua KONI.

“Pengprov Perserosi menyatakan belum mengeluarkan SK Baru. Nah SK yang dibuat untuk mendaftar ketua KONI lalu kan abal-abal,” ujar Eddy, Senin (7/11/2016).

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Malang, Ashari menyayangkan sikap dan penyampaian mosi tidak percaya yang ditujukan kepadanya tanpa diawali pengumpulan keterangan yang benar dan komplet. Ia menyatakan masalah administrasi yang dipertanyakan terkait SK Perserosi sebenarnya sudah ada penjelasan dan bukti konkretnya.

“Saya sudah melakukan sesuai prosedur. Sudah ada Musyawarah yang hasilnya juga direkom KONI dan Pengprov Perserosi,” kata Ashari.

Penulis: Dyan Rekohadi
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved