Breaking News:

Jendela Dunia

Donald Trump Jadi Presiden, Banyak Warga Amerika Terbakar Emosi, dan Inilah Cara Mereka Meluapkannya

"Kami membutuhkan pelampiasan yang sehat, dan tulisan dalam bentuk kesenian ini merupakan pelarian yang paling sehat yang selama ini saya rasakan,"

Editor: eko darmoko
IST
"Iklan gratis: 'subway therapy'." yang digagas seniman New York Matthew Chavez untuk para kaum komuter yang kesal dan kecewa dengan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS. 

SURYAMALANG.COM - Kaum komuter Kota New York menumpahkan kemarahan dan rasa frustrasi atas kemenangan mengejutkan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat ke dinding stasiun kereta.

Kegiatan ini menjadi semacam terapi bagi warga yang ingin melepaskan emosi mereka. Warga New York yang melintas bisa menuliskan pesan di selembar ‘post-it’ (kertas kecil dengan perekat di ujungnya), dan lalu menempelkannya di tembok terminal ‘subway’.

"Apakah saya satu-satunya orang yang ketakutan?"

"Saya membutuhkan pelukan."

"Saya marah."

Kalimat-kalimat itu terlihat mencolok di antara ribuan pesan serupa dengan kertas berwarna-warni yang tertempel di dinding selasar menuju stasiun Union Square.

Sejak Kamis sore, telah terkumpul tak kurang dari 3 ribu pesan. Jumlah itu tercapai hanya dalam waktu 24 jam sejak seorang seniman New York Matthew Chavez ‘mangkal’ di sana.

Seperti diberitakan AFP, Jumat WIB (11/11/2016), Chavez membuka meja dan menulis pesan "iklan gratis: 'subway therapy'."

Seniman itu mengaku mendapatkan ide terapi unik ini sejak awal tahun lalu.

Saat itu dia menawarkan ide ini sebagai terapi untuk warga New York yang mengalami tekanan. Mereka yang stres bisa melepaskannya dengan menulis uneg-uneg-nya, dan lalu menempelnya di dinding stasiun.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved