Blitar
Ada Benda Mencurigakan di PLTA Wlingi Raya, Bupati Blitar: Tak Bisa Dianggap Sepele
M Rijanto mengatakan penemuan benda diduga bom rakitan itu tidak bisa dianggap sepele. Bisa jadi pelakunya sengaja membuat teror.
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, BLITAR - Benda terbungkus plastik dan dilakban di Bendungan PLTA Wlingi Raya, Tumpang, Talun, Kabupaten Blitar menggegerkan warga dan polisi, Rabu (22/11/2016) pagi.
Bungkusan itu ditemukan keamanan Bendungan Wlingi Raya, Suratmin (46). Saat patroli di lokasi, dia kaget karena melihat bungkusan tas plastik tergeletak di tepi jalan raya. Dia turun dari sepedanya karena melihat benda mencurigakan itu.
“Dia mengamati dari jarak sekitar 4 meter. Satpam itu tidak berani mendekat, lalu menghubungi Polsek Talun,” kata AKBP Slamet Waluya, Kapolres Blitar.
Pihaknya curiga terhadap benda berbentuk segi empat itu. Benda itu terbungkus sangat rapi. Sepintas benda itu akan dipaketkan.
“Benda itu ditaruh di tempat wisata bendungan yang juga ada pembangkit listriknya. Itu menandakan pelakunya memiliki pesan khusus,” paparnya.
Tim Jihandak Brimob Polda Jatim tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Bupati Blitar, M Rijanto juga datang ke lokasi.
“Kami minta warga menjauh sekitar 100 meter dari lokasi karena benda ini akan diledakkan,” pinta AKP Hari Purwanto, Kasat Sabhara Polres Blitar kepada warga.
Benda itu diledakkan di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB. Suara ledakan tidak terlalu keras. Hanya ada asap yang membumbung tinggi.
Sementara itu, M Rijanto mengatakan penemuan benda diduga bom rakitan itu tidak bisa dianggap sepele. Bisa jadi pelakunya sengaja membuat teror agar terjadi situasi tidak menentu.
“Benda itu ditemukan di dekat bendungan. Padahal, bendungan ini sebagai pembangkit listrik Jawa-Bali. Bendungan ini juga berfungsi untuk mengairi ribuan hektare sawah warga,” paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/benda-diduga-bom-di-blitar_20161123_150018.jpg)