Rabu, 8 April 2026

Blitar

Ari Kaget, Burungnya Hilang Saat Kencing di Kamar Mandi

Seorang pelaku diperkirakan berusia sekitar 30 tahun. Dia memperkirakan pelaku berasal dari Blitar karena tidak memakai helm.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Zainuddin
Mark Holdsworth and Friends of the OBP
ilustrasi burung. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Apes dialami Ari (21). Lajang asal Desa Ringinanom, Kecamatan Udan Awu, Kabupaten Blitar kehilangan burung cucak rowo dan jalak koci atau kacer saat kencing di belakang rumahnya, Rabu (30/11/2016) siang.

Dua burung itu diduga digondol dua orang yang sempat menawarnya. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 2,2 juta.

“Saya sudah lama memelihara dua burung itu. Kalau harganya cocok ya saya jual untuk beli burung lagi,” tutur Ari.

Kejadian ini bermula saat ada dua pria datang ke rumahnya sekitar pukul 09.00 WIB. Dua orang ini berboncengan naik motor Beat warna putih tanpa nopol.

Seorang pelaku diperkirakan berusia sekitar 30 tahun. Dia memperkirakan pelaku berasal dari Blitar karena tidak memakai helm.

“Salah pelaku, tangan kananya cacat. Jari telunjuknya tidak lengkap. Saya tahu saat menunjuk burung saya,” ungkapnya.

Awalnya Ari menawarkan dua burung itu seharga Rp 2,5. Tetapi dua orang itu menawar seharga Rp 1,8 juta.

Saat tawar-menawar terjadi, korban kebelet kencing, dan pamit ke belakang rumahnya. Korban di belakang rumah hanya sekitar 3 menit.

Saat korban kembali ke depan rumahnya, dua orang itu sudah tidak ada. Begitu pula dua burungnya. Hanya ada sangkarnya.

“Saya sempat lapor polisi. Saya masih cari sendiri,” tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved