Malang Raya
Bangunan Boleh Kuno, Tapi Bisa Memperlancar Rezeki Lho
Taufik yang penggemar bangunan dan barang-barang kuno itu mengisi rumahnya dengan barang baru yang didesain kuno.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Menjadikan bangunan tua sebagai tempat tinggal sekaligus tempat usaha memberi untung lebih bagi Taufik (35). Dia menempati rumah tua di kawasan Kayutangan, Kota Malang di Jalan Basuki Rahmat IV/942 sejak lima tahun silam.
Sejak sebelum boyongan, dia sudah berencana menjadikan tempat itu sebagai showroom kebaya dan tempat rias. Sebelumnya, dia menggeluti usaha itu di Jalan Semeru. Sejak pindah di tempat baru, dia mengaku mendapat untung lebih.
“Pelanggan lebih banyak. Mungkin rezeki saya,” ujar Taufik di kediamannya, Sabtu (3/12/2016).
Namun Taufik enggan menyebut besaran omzet sejak pindah ke tempat baru itu. Taufik yang penggemar bangunan dan barang-barang kuno itu mengisi rumahnya dengan barang baru yang didesain kuno. Lemari dan meja pun sebagian besar berbahan kayu.
“Saya punya teman yang ekspor perabotan ke luar negeri. Saya pernah ditawari ada bagus dan cocok dengan rumah ini. Saya langsung suruh bawa ke sini,” terangnya.
Bangunan asli rumahnya selaras dengan model kebaya tradisional yang dijualnya. Pelanggan yang datang pun sering memuji keselaran itu. Makanya dia semakin merasa perlu merawat rumah tua itu.
Dia belum pernah merenovasi bangunan tersebut sejak menetap pada lima tahun silam. Padahal penghuni sebelumnya sempat beberapa kali mengganti beberapa ornamen rumah, seperti pagar besi yang didesain modern.
“Saya hanya menambah ini saja,” tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/rumah-kuno-milik-taufik-di-kayutangan_20161204_122433.jpg)